, 25 April 2011
PELATIHAN DRILL BORGOL DAN TATA CARA PENGGUNAANNYA

Di tengah sengatan matahari dan keringat yang mengucur dari tubuh serta tanpa mengenal lelah, 2 (dua) regu masing-masing terdiri dari 13 anggota berjumlah 26 (dua puluh enam) anggota Satpam LAN ditambah 2 (dua) komandan yakni Parlan dan Gunawan serta 6 (enam) orang anggota yang bertugas harian tetap semangat dan penuh antusias mengikuti Pelatihan Drill Borgol dan Tata Cara Penggunaannya yang dilaksanakan dari tanggal 19 s.d. 21 April 2011 di Kampus PPLPN Pejompongan Jakarta. Tujuan dari pelatihan ini antara lain memberikan kemampuan dan pengetahuan kepada para anggota Satpam dalam menggunakan borgol.

Bertindak sebagai instruktur/pelatih adalah Aiptu Sutriyono, Iptu Ngationo, dan Iptu Ronny Apriyansyah dari Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat. Para instruktur/pelatih memberikan arahan cara menggunakan borgol mulai dari menyiapkan, menyimpan serta melumpuhkan lawan.

Pada Drill Borgor satu serie satu yakni Borgor sebagai alat untuk memborgor. Gerakan ini dilakukan/ dilaksanakan dua kali gerakan, kuda-kuda segitiga lurus dan serong kanan. Untuk Drill Borgol serie satu ini ada sepuluh hitungan. Gerakan pertama maju ke depan kuda-kuda segitiga dari depan bersamaan itu tangan kiri menangkap tangan lawan dan tangan kanan siap memborgol. Gerakan berikutnya melangkah setengah langkah diikuti kaki kiri setengah langkah maju membuat kuda-kuda segitiga kiri depan badan agak serong kanan. Gerakan kedua membuat kuda-kuda segitiga hadap kiri, posisi pemborgolan sama dnegan gerakan pertama. Gerakan ketiga membuat posisi balik kiri, untuk gerakan sama seperti gerakan pertama kuda-kuda segitiga. Gerakan keempat membuat posisi balik kanan, gerakan masih sama seperti gerakan pertama. Gerakan kelima membuat hadap kiri, seolah-olah kita mengambil tangan lawan dan lawan dalam posisi tiarap, tangan kanan tetap memegang borgol siap untuk memborgol lawan.

Dilanjutkan latihan Drill Borgol satu, serie lima. Borgol sebagai alat untuk memukul/menyerang. Gerakan serie lima ada lima hitungan pelaksanaannya 2 x 5 hitungan sama dengan sepuluh hitungan. Gerakan pertama maju kedepan kuda-kuda segitiga kaki kiri depan bersamaan itu tangan kanan memukul lawan bagian kepala. Gerakan kedua maju kedepan kaki kanan depan kuda-kuda segitiga bersamaan itu tangan kanan memukul rusuk kiri lawan. Gerakan ketiga maju kedepan kaki kiri depan kuda-kuda segitiga bersamaan itu tangan kanan memukul rusuk kanan lawan. Gerakan keempat maju kedepan kaki kanan depan kuda-kuda segitiga bersamaan itu tangan kanan memukul ulu hati/perut lawan. Gerakan kelima maju kedepan kaki kiri depan kuda-kuda segitiga bersamaan itu tangan kanan memukul ke arah kemaluan lawan.

Terakhir latihan Drill Borgol satu serie enam. Borgol sebagai alat untuk menangkis. Gerakan drill borgol serie enam ini ada 2 x 5 hitungan. Pertama sikap sempurna, posisi borgol ada pada dua tangan. Gerakan pertama maju kuda-kuda segitiga kaki kiri depan, bersamaan itu membuat tangkisan arah atas/kepala. Gerakan kedua maju kuda-kuda segitiga kaki kanan depan, bersamaan itu membuat tangkisan arah rusuk kiri. Gerakan ketiga maju kuda-kuda segitiga kaki kiri depan, bersamaan itu membuat tangkisan arah rusuk kanan. Gerakan keempat maju kuda-kuda segitiga kaki kanan depan, bersamaan itu membuat tangkisan arah perut. Gerakan kelima masih tetap maju kuda-kuda segitiga kaki kiri depan, bersamaan itu membuat tangkisan arah kemaluan/tekan kebawah. Setelah selesai semua gerakan kaki kiri ditarik kebelakang. Tegak seperti semula dengan berteriak “Satpam Jaya”.

Secara keseluruhan gerakan yang diajarkan oleh para instruktur/pelatih dapat dilaksanakan dengan baik dan benar oleh para anggota Satpam LAN. Hal ini ditandai dengan tampilnya 2 (dua) anggota Satpam yakni Suroto dan Ondi Odang yang ditunjuk untuk maju ke depan. Mereka dengan semangat mempraktekkan sekaligus memberikan aba-aba melakukan gerakan-gerakan yang telah dipahaminya kepada para anggota Satpam lainnya. (alam/ph)