Menu Close

Belajar dari Bedah Buku

Jatinangor – Satu dari kegiatan amaliyah Ramadhan Puslatbang PKASN LAN di tahun 1442 H ini adalah bedah buku. Bedah buku diselenggarakan 1 (satu) kali setiap pekannya pada Hari Kamis. Senada dengan amaliyah Ramadhan lainnya, bedah buku diselenggarakan pada jam istirahat bekerja yakni pada pukul 12.15 hingga pukul 13.00 wib atau ba’da sholat dzuhur. Kegiatan bedah buku keagamaan ini sudah dilakukan di Masjid Ulul Albab Puslatbang PKASN sejak tahun 2016 yang lalu. Dengan semangat mendalami ilmu-ilmu agama dan syiar Islam, bedah buku dianggap sebagai pendekatan yang paling tepat untuk mengisi amaliyah Ramadhan di Lingkungan Puslatbang PKASN LAN. Pada awalnya kegiatan bedah buku ini, DKM Ulul Albab memfasilitasi narasumber dengan buku-buku sejarah Islam, kisah-kisah teladan baik kisah Nabi, keluarganya dan para sahabat.

Narasumber bedah buku adalah siapapun Jama’ah Puslatbang PKASN LAN yang berminat, mulai dari jajaran struktural, fungsional peneliti, fungsional widyaiswara, pranata humas dan sebagainya.  Buku pada pekan ini Kamis 22 April 2021, dibedah oleh salah seorang analis kepegawaian di lingkungan Puslatbang PKASN LAN yakni saudara Ferdi Junjunan, dengan judul buku yang dibedah adalah “Islam Yes, Khilafah No”. Melalui kegiatan bedah buku, seluruh Jama’ah Puslatbang PKASN secara langsung dan tidak langung mempelajari buku satu demi satu. Langsung, berarti narasumber harus membacanya, bisa jadi harus berulang untuk memahaminya bahkan membuatkan bahan tayang dengan merangkumnya. Sedangkan manfaat untuk jama’ah adalah dapat mengetahui isi buku melalui penjelasan narasumber walaupun tidak secara langsung sempat membaca bukunya. Adapun manfaat atau kelebihan lain dari kegiatan bedah buku adalah jamaah dapat melakukan pendalaman terhadap isi buku dengan mendiskusikannya. (bphumaspuslatbangpkasn2021)

Scroll Up