Menu Close

Pelepasan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan I Tahun 2020

Jakarta – Pejabat pengawas merupakan pejabat yang strategis karena berada di lini depan atau berada di ujung tombak yang berhadapan langsung dengan masyarakat yang dilayani. Oleh sebab itu, dalam Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP), para peserta dibekali dengan kompetensi kepemimpinan melayani, sehingga diharapkan dapat membentuk sosok pemimpin yang memiliki standar kompetensi manajerial jabatan pengawas. Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi Lembaga Administrasi Negara (LAN), Dr. Basseng, M.Ed. pada Pelepasan Peserta PKP Angkatan I Tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Kompetensi Kepemimpinan Nasional dan Manajerial ASN melalui fasilitas video conference, Jumat (4/12).

“Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), kita harus memiliki kesadaran penuh akan tantangan global yang dihadapi saat ini. ASN  adalah subjek birokrasi yang harus pro-aktif mengembangkan kualitas diri dan berperan serta sebagai agen perubahan (agent of change), terhadap pelayanan kepada masyarakat. Harapan saya para lulusan ini agar dapat menjadi generasi ASN unggul yang mampu menjadi problem solver dan dapat menjadi pemecah kebuntuan berbagai sektor kehidupan yang stagnan bahkan mengalami kemunduran”, tambahnya.

Selain itu, oBasseng juga berpesan kepada para lulusan PKP agar dapat bekerja secara sinergis dan kumulatif dengan kompetensi terintegrasi (manajerial, sosio kultural dan teknis) sehingga dapat membuat lompatan-lompatan untuk perbaikan pertumbuhan ekonomi indonesia kembali pulih.

“Apresiasi juga saya sampaikan pada pengurus kelas yang telah memimpin teman-teman peserta dengan baik dan ucapan selamat dan sukses kepada para peserta PKP yang dengan baik telah menyelesaikan pelatihan ini”, tutupnya. 

Selanjutnya dalam Laporan Penyelenggaraan yang disampaikan oleh Budi Prayitno, SIP, M.Si. yang mewakili Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Kepemimpinan Nasional dan Manajerial ASN menyampaikan bahwa metode pembelajaran yang digunakan pada PKP adalah distance learning (pembelajaran jarak jauh) secara virtual karena dilaksanakan pada masa pandemi covid-19 dan di instansi masing-masing (work from home) pada tahap implementasi aksi perubahan kinerja pelayanan publik selama kurang lebih 17 minggu sejak dibuka pertama kali pada tanggal 26 Agustus 2020.

Pada kesempatan yang sama, Alief Sudewo S.Sos, M.Si (Bawaslu) selaku perwakilan peserta, berkesempatan menyampaikan pesan dan kesannya terkait terjalinnya hubungan yang baik antara fasilitator dan peserta selama mengikuti PKP.

“Kami terkesan dengan semangat 4K (kebersamaan, kekompakan, kekeluargaan, dan keberhasilan) yang disampaikan oleh para fasilitator. Benang merah pasca mengikuti pelatihan kepemimpinan pengawas ini semoga dapat kami senantiasa bawa kembali ke instansi masing-masing”, pungkasnya.

Setelah dilakukan penilaian secara menyeluruh maka sesuai yang dilaporkan bahwa telah terpetakan peserta dengan Predikat “Sangat Memuaskan”. Khusus untuk yang memperoleh peringkat 3 besar akan mendapatkan penghargaan. Peringkat pertama (1) diberikan kepada peserta atas nama Perwita Sari, S.IP. dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, sedangkan peringkat kedua (2) diberikan kepada James Leonardo, S.ST. dari Badan Siber dan Sandi Negara, dan peringkat ketiga (3) diberikan kepada A. Boby Yefry Adi Rianto, S.Pi., M.AP., M.Agr.Sc. dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

Dengan akan berakhirnya PKP Angkatan I Tahun 2020 ini, maka jumlah total alumni PKP yang diselenggarakan oleh LAN sejumlah 39 (tiga puluh sembilan) orang karena angkatan ini merupakan PKP yang pertama diselenggarakan oleh LAN. Apabila di akumulasi dari Diklatpim Tingkat IV Pola Baru sejak tahun 2014 maka total alumni berjumlah 368 (tiga ratus enam puluh delapan) orang. (humas)

Scroll Up