Menu Close

Gelar Halalbihalal, Kepala LAN Minta Pertahankan Kebiasaan Baik Setelah Ramadhan

Jakarta – Setelah satu bulan lamanya berpuasa menjaga kebiasaan baik dalam meningkatkan ketaqwaan dan keimanan, hal itu tetap perlu dipertahankan oleh setiap pegawai di lingkungan Lembaga Administrasi Negara (LAN) secara berkesinambungan sehingga secara simultan dapat meningkatkan kinerja individu dan organisasi. Hal ini diungkapkan Kepala LAN, Dr. Adi Suryanto, M.Si saat memberikan sambutan dalam acara Halalbihalal keluarga besar LAN yang diselenggarakan secara blended di Aula Prof. Agus Dwiyanto, MPA, Kamis (12/5).

“Kebiasaan baik yang telah kita pupuk selama bulan Ramadhan tidak boleh berhenti ketika Ramadhan usai, justeru sebaliknya, semangat tersebut harus terus ditingkatkan, baik dalam sikap, tutur kata dan perilaku sehari-hari. Hal ini sejalan dengan surat Al Baqarah 183, dimana dikatakan puasa ini diwajibkan bagi orang-orang beriman sebagaimana diwajibkan orang-orang terdahulu  agar kita menjadi orang yang semakin bertaqwa kepada Allah SWT yang juga dapat diaplikasikan baik dalam sikap maupun perilakunya” tambahnya.

Adi Suryanto juga menceritakan upaya LAN meningkatkan kualitas keimanan di kalangan pegawai melalui tausiyah, doa bersama yang dilaksanakan setiap senin setelah apel pagi, hal ini tentu penting untuk meningkatkan ketahanan dan imunitas spiritual kita terutama di masa pandemi saat ini.

“Selain doa bersama yang secara rutin diselenggarakan, seluruh pegawai LAN juga diajak untuk peduli terhadap saudara-saudara kita yang mengalami musibah melalui kegiatan “daun pedas” yang merupakan akronim dari dana untuk peduli sesama, kami  telah salurkan melalui paket-paket sembako untuk meringankan beban saudara-saudara kita untuk bertahan menghadapi pandemi,” tuturnya

Lebih jauh Adi Suryanto juga menjelaskan, halal bihalal sendiri adalah salah satu tradisi yang berkembang di kalangan masyarakat Islam Indonesia. Tradisi ini biasa dilakukan pasca Lebaran, tepatnya di bulan Syawal. Tradisi halalbihalal menjadi kegiatan tahunan yang bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan saling memaafkan.

“Dalam kesempatan ini juga saya selaku pribadi dan organisasi memohon maaf jika dalam setiap perilaku dan kebijakan yang diambil tidak dapat memuaskan semua pihak hal ini semata-mata untuk kepentingan organisasi oleh karena itu mohon dimaklumi” ungkapnya

Ia mengatakan, dengan momentum ramadhan yang telah kita lewati bersama, kita berharap hari ini dan kedepan akan  lebih baik lagi secara individu maupun organisasi, sampai saat ini LAN juga terus mengukir prestasi dengan berbagai penghargaan yang telah diperoleh,

“Prestasi tersebut merupakan konsekuensi LAN sebagai instansi Pembina pengembangan kompetensi pegawai harus mampu menjadi contoh dan terdepan dibanding dengan organisasi lainnya, kita harus menjadi leading dan terdepan terutama dalam proses pembelajaran.

Sementara itu, penceramah, Suyoto yang juga akrab disapa Kang Yoto dalam kesempatan itu menyampaikan, makna seorang muslim menjalankan ibadah puasa memiliki banyak keutamaan baik bagi diri sendiri maupun hubungan sesama manusia dan hubungan dengan Allah SWT, Hikmah menjalankan ibadah puasa berkaitan erat dengan amalan puasa yang dijalani, tidak terbatas hanya dengan menahan lapar dan dahaga, namun berkaitan pula dengan menjalankan amalan ibadah puasa Ramadhan lainnya, seperti bersedekah, itikaf, membaca Al-Qur’an, shalat tarawih, menghindarkan diri dari perbuatan yang haram, serta kegiatan lain dalam kehidupan ini.

“Maka kebiasaan-kebiasaan baik yang telah terbangun selama bulan Ramadhan harus menjadi bekal untuk memotivasi diri dalam rangka mendisiplinkan diri dan meningkatkan etos kerja untuk membangun organisasi kita tercinta” tutupnya

Dalam kesempatan ini juga hadir pula secara virtual Kepala LAN terdahulu, Prof. JB. Kristiadi, ibu Titik Agus Dwiyanto serta Komisioner ASN, Sri Hadiati Woro Kustriani, SH, MBA serta para purnabakti LAN. 

 

Scroll Up Skip to content