Menu Close

ASN Corporate University : Keniscayaan Suatu Sistem Pembelajaran ASN Terintegrasi

Jakarta – Aparatur Sipil Negara (ASN) dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks, terutama dalam menjalankan perannya sebagai unsur pelaksana penyelenggaraan pemerintahan. Posisi Indonesia dalam tataran global juga ditentukan oleh pembangunan sumber daya manusia terutama ASN sebagai pelayan publik, menyikapi tantangan tersebut dibutuhkan upaya pemerintah dalam upaya pengembangan kompetensi ASN yang terintegrasi. Hal ini diungkapkan Deputi Bidang Kajian dan Inovasi Manajemen ASN Lembaga Administrasi Negara, Dr. Agus Sudrajat, M.Si saat memberikan sambutan pada Webinar Nasional “ASN Corporate University Nasional, Membumikan Sistem Pembelajaran Terintegrasi,”, Selasa (12/10).

“Corporate University (Corpu) dipilih sebagai pendekatan baru dalam pengembangan kompetensi ASN, menggantikan pendekatan bangkom lama yang dipandang tidak lagi relevan dalam menjawab tantangan lingkungan strategis saat ini, oleh karena itu diperlukan penyamaan persepsi dalam penerapan ASN Corpu yang merupakan sistem pembelajaran terintegrasi dalam pengembangan kompetensi ASN” ungkapnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, terdapat tiga hal yang patut diperhatikan dalam penerapan ASN Corpu ini, pertama, menjadikan organisasi pemerintah sebagai lokus sumber pembelajaran bagi ASN untuk mengembangkan diri sesuai dengan kebutuhannya, K/L/D dapat berperan menjadi center of excellence yang menjadi tempat ASN dalam mengembangkan kompetensi yang dibutuhkannya.

Kedua, ia menjelaskan bahwa model pembelajaran Corpu ini akan mengedepankan pembelajaran yang agile melalui pembelajaran mandiri dengan dukungan teknologi informasi, dan ketiga, membangun kolaborasi antar pemerintah pusat dan daerah sebagai upaya pengembangan kompetensi ASN yang terintegrasi.

“Melalui sistem pembelajaran terintegrasi bertujuan untuk  mengoptimalkan pengembangan kompetensi melalui pendekatan pembelajaran yang kolaboratif, terbuka, dinamis dan saling terhubung satu dengan lainnya,” jelasnya.

Dalam tataran teknis, Kepala Pusat Inovasi Manajemen Pengembangan Kompetensi ASN, Drs. Seno Hartono, DESS menjelaskan, ASN Corpu ini akan menempatkan agenda prioritas pembangunan nasional sebagai sentral dari pegembangan kompetensi yang dibutuhkan ASN serta upayanya dalam memecahkan isu-isu strategis. Hal ini akan dimasukkan dalam pembelajaran Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I dan Tingkat II, dan Bangkom Strategis Lintas Instansi (BSLI).

“ASN Corpu ini akan memanfaatkan knowledge management system dan learning management system yang terintegrasi dengan ASN unggul, media pembelajarannya dapat berupa modul, video, animasi dan tutorial” tambahnya.

Dari segi arah kebijakan pengembangan aparatur, Direktur Aparatur Negara Kementerian PPN/Bappenas, Prahesti Pandanwangi menilai sudah sesuai cukup baik, hal ini terlihat dalam RPJM 2015-2019 yang menitik beratkan pada pemantapan professional ASN di pusat dan daerah untuk mendukung pembangunan nasional

“Namun jika kita melihat RPJM 2020-2024 memiliki tantangan yang lebih besar karenanya dibutuhkan percepatan dalam hal pengembangan ASN yang lebih profesional untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa.” jelasnya.

Sejalan dengan hal tersebut juga, Kepala Pusat Pendidikan dan Pengawasan, BPKP  Arief Tri Hardiyanto, AK., MBA menjelaskan, terkait pengembangan Government Internal Audit Corporate University (GIA Corpu) diinisiasi pada tahun 2014 dengan mengembangkan LMS BPKP, kemudian BPKP mulai melembagakan corpu ini pada tahun 2020.

“GIA Corpu sudah memiliki learning focus tahun 2020-2024 yang sudah terintegrasi dengan sasaran strategis dari BPKP sebagai Pembina apparat pengawas internal pemerintah (APIP), kami juga telah memiliki struktur organisasi yang jelas” tambahnya

Sedangkan, konsep ASN Corpu Nasional dalam konteks daerah, Kepala Biro Organisasi Provinsi Jawa Tengah, Ichwan Sudrajat menjelaskan, Provinsi Jawa Tengah sendiri telah berkolaborasi dengan 3 pilar pengembangan SDM daerah yaitu BKD, Biro Organisasi dan BPSDM dalam rangka penyelenggaraan manajemen talenta nasional dan Jateng Corpu.

“Kami telah menyiapkan konsep besar menjadikan jawa tengah corporate university yang terintegrasi, melalui metode pembelajaran yang menarik serta output dan outcome yang jelas, hal ini memiliki tujuan dalam menyiapkan ASN yang memiliki integritas dan mampu melayani masyarakat” tegasnya.

Melalui Corpu Nasional ia berharap adanya pola pengembangan ASN yang terintegrasi secara nasional melalui kolaborasi berbagai stakeholders kementerian, lembaga maupun pemerintah daerah dan tentu saja menggandeng pihak swasta dan perguruan tinggi, ia meyakini melalui kolaborasi ini upaya pemerintah mewujudkan smart governance 2025 mendatang akan dapat diwujudkan. (humas)

 

Scroll Up