Menu Close

Kembangkan Kompetensi Generasi Penerus Birokrasi, LAN Lepas Peserta Latsar CPNS Gelombang II Tahun 2022

Jakarta – Lebih dari satu dasawarsa bergulirnya reformasi birokrasi di Indonesia yang dimulai dari kebijakan normatif pertama yang menjadi sebuah landasan untuk menciptakan birokrasi yang berkelas dunia, namun pada kenyataannya upaya tersebut seolah masih berjalan ditempat. Birokrasi dinilai masih lambat, tertatih-tatih bahkan belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Hal ini diungkapkan Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi, Dr. Basseng, M.Ed pada Upacara Pelepasan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Gelombang II Tahun 2022, di Graha Makarti Bhakti Nagari, ASN Corporate University, Jumat (29/7)

Basseng menambahkan, tantangan birokrasi tidak terlepas dari kebutuhan masyarakat yang menuntut pelayanan lebih mudah, cepat, sederhana dan murah, oleh karena itu ASN sebagai pelaksana kebijakan pemerintah harus mampu menjawab tuntutan tersebut.

“Berbagai dinamika yang terjadi dewasa ini didorong dengan kondisi yang tidak dapat diprediksi atau biasa disebut dengan VUCA (volatility, Uncertainty, Complexity and Ambiguity) yang menuntut perubahan secara cepat, hal tersebut juga mendorong birokrasi untuk bergerak lebih cepat dan lincah oleh karena itu dibutuhkanlah pemanfaatan sistem pemerintahan yang berbasis elektronik (e-government)” ujarnya.

Ia menegaskan, untuk menjalankan sistem birokrasi yang berbasis teknologi informasi tentu saja dibutuhkan kapasitas Sumber Daya Aparatur yang berkualitas, maka dari itu, latsar CPNS yang saat ini menjadi sebuah landasan bagi ASN untuk berkiprah dalam sebuah organisasi besar yang bernama birokrasi, kalian akan memainkan peranan penting untuk menjalankan mesin birokrasi kedepannya.

“Maka selepas latsar ini, jangan pernah berhenti untuk mengembangkan kompetensi sesuai dengan bidang masing-masing, hal ini sejalan dengan UU 5/2014 yang menegaskan hak setiap ASN untuk pengembangan kompetensi sebanyak 20 jam pelajaran (JP) per tahun” tegasnya.

Basseng menambahkan, jadikan latsar ini sebagai ajang untuk membentuk karakter yang tangguh, kritis, kreatif, dan mempunyai dedikasi tinggi sehingga menghasilkan lulusan-lulusan terbaik dengan memenuhi semua komponen yang telah ditetapkan, sebagai salah satu prioritas suksesi  Talent Pool pada instansi masing-masing kedepan.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Kader ASN, Dr. Mariman Darto, SE., M.Si dalam laporannya mengatakan Latsar CPNS saat ini telah menggunakan pendekatan blended learning yaitu menggabungkan pembelajaran klasikal dan distance learning memanfaatkan teknologi informasi (TI) yaitu melalui Learning Management System mulai dari MOOCs Swajar-ASNPintar dan Kolabjar-ASNPintar. Latsar Gelombang II tahun 2022 ini diikuti oleh 2 instansi yaitu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Pemerintah kota Batam yang berjumlah 120 peserta.

Adapun 9 peserta terbaik yang diambil dari latsar CPNS gelombang II angkatan IV, V dan VI adalah sebagai berikut :

Angkatan IV :

  1.   Yudithya Rinefi Pratama, A.Md. LLAJ – Pemerintah Kota Batam
  2.   Anifa Tasha Lestari, A.Md. AK – Pemerintah Kota Batam
  3.   Rezhy Darmayanti Purba, A.Md.Gz – Pemerintah Kota Batam

Angkatan V

  1.   Lestari Handayani – Pemerintah Kota Batam
  2.   Nike Tri Meilani, A.Md. Kep – Pemerintah Kota Batam
  3.   Puteri Hafizah Harahap, A.Md.Ak. – Pemerintah Kota Batam

Angkatan VI

  1.   Lanta Khairunisa Sekedang, S.Tr.M – Kemenparekraf
  2.   Nadaa Aqiilah, S.M.- Kemenparekraf
  3.   Quin Dwi Jayati Purba, S.K.M – Pemerintah Kota Batam 
Scroll Up