Menu Close

Bangun Daerah Terluar Indonesia melalui Inovasi: LAN Buka Kegiatan Laboratorium inovasi Kabupaten Kepulauan Tanimbar

Saumlaki –  Kita harus dapat berfikir bagaimana kita mampu mengenali diri kita, mengenal potensi kita, sehingga kita mampu mewujudkan kesejahteraan di Negeri kita dengan cara-cara yang kreatif. Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Kajian Kebijakan dan Inovasi Administrasi Negara, LAN, Dr. Tri Widodo, MA, pada pembukaan Laboratorium Inovasi Program Prioritas Nasional 2021 di Gedung Kesenian, Saumlaki Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Selasa (27/4).

Mengawali rangkaian kegiatan laboratorium, Lebih lanjut Tri Widodo menyatakan bahwa banyak potensi yang bisa digali dari potensi Kabupaten Tanimbar yang sudah lama dikenal oleh bangsa Eropa pada masa kolonial. Ini modal yang nanti dapat kita jadikan batu lompatan untuk melakukan perubahan besar.

“Dari sejarah kita dapat belajar dari Negara-negara kolonial itu bisa sukses karena negeri-negeri seperti Maluku, berkontribusi besar terhadap kemajuan negara-negara di Eropa”, tambahnya.

Lebih lanjut Tri Widodo menjelaskan bahwa kegiatan Laboratorium Inovasi ini adalah kegiatan permulaan. Dari awal ini kita dapat memulai sesuatu yang baru dengan ikhtiar bersama-sama untuk menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya.

“Mulai hari ini kita canangkan tekad untuk membuat Tanimbar Berinovasi”, tutupnya.

Pada kesempatan yang sama Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Drs. Ruben. B. Moriolkossu, MM. menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan pembukaan Laboratorium Inovasi ini.

“Laboratorium Inovasi daerah yang dilakukan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar saat ini adalah salah satu bentuk dukungan Pemerintah Pusat melalui lembaga Administrasi Negara untuk membangkitkan semangat kita masing-masing, para inovator di daerah, bagi kemajuan bangsa dan negara, terutama di daerah-daerah dengan kondisi seperti Kepulauan Tanimbar yang memerlukan lebih banyak upaya dan dorongan untuk keluar dari ketertinggalannya”, terangnya.

Sebagai penutup Ruben menyampaikan bahwa Laboratorium inovasi daerah merupakan peluang yang harus bersama-sama kita manfaatkan dan respon untuk menciptakan metode kerja yang inovatif dalam meningkatkan kinerja pemerintah daerah.

Dalam laporan penyelenggaran yang disampaikan oleh Dian Eka Rahayu Sawitri, SH,.MH selaku Analis Kebijakan Ahli Pertama LAN menjelaskan bahwa berdasarkan Keputusan Trilateral meeting antara Kementerian Perencanaan Pembangunan/Bappenas, Kementerian Keuangan dan Lembaga Administrasi Negara serta berdasarkan kesesuaian dengan arah RPJMN, LAN mendapat amanat untuk melaksanakan kegiatan laboratorium inovasi selama 5 tahun berturut-turut, yaitu sejak tahun 2020 hingga tahun 2024.

Harapannya kegiatan ini akan menghasilkan inovasi-inovasi yang dapat meningkatkan pelayanan publik, tata kelola pemerintah dan sebagai tambahannya inovasi yang dimiliki dapat diikutsertakan dalam kompetisi inovasi di level nasional bahkan internasional.

Selanjutnya acara pembukaan Laboratorium ini dilanjutkan dengan Drum-up yang disampaikan langsung oleh Deputi Bidang Kajian Kebijakan dan Inovasi Administrasi Negara, LAN, Dr. Tri Widodo, MA, dan Penyampaian overview kegiatan laboratorium inovasi oleh Tyas Wahyu Fadhila, S.Sos., MPA selaku Analis Kebijakan dari LAN. 

Turut hadir pada kegiatan ini: Asisten Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Kemasyarakatan Setda Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Drs. D. A. T. Sabono, M.Si, Asisten Bidang Pemerintahan Setda Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Cornelis Belay, S.Sos, M.Si, Asisten Bidang Administrasi Umum Sekda Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Bambang E. Priyanto, S.Pd, Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Selpi E. Hukubun, S.Sos, Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Elvis. T. Watumlawar, SP, M.Si, dan Perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Scroll Up