Menu Close

Puslatbang KDOD Kajian Cost-Effective Institutions Pemerintah Daerah

Samarinda – Pusat Pelatihan dan Pengembangan dan Kajian Desentralisasi dan Otonomi Daerah (KDOD) menggelar diskusi kajian tahun 2021, bertemakan “Kajian Cost-Effective Institutions Pemerintah Daerah” secara virtual, selasa (9/3). Diskusi ini diikuti oleh Kepala Puslatbang KDOD dan seluruh pegawai Puslatbang KDOD.

Latar belakang dilaksanakannya penelitian ini adalah karena sebagian besar pemerintah daerah belum mandiri, kesenjangan kemandirian daerah sangat tinggi, dan masih terjadinya Fly Paper Effect. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode kualitatif yang memiliki tujuan untuk menganalisis strategi Cost-Effective Institution Pemerintah Daerah. Adapun sasaran yang hendak dicapai adalah tersusunnya rekomendasi kebijakan terkait strategi mewujudkan Cost-Effective Institution Pemerintah Daerah dengan atasan ruang lingkup penelitian pada kelembagaan, SDM, dan Infrastruktur. Batasan ini didasarkan bahwa beban APBD cukup dominan pada belanja pegawai, dan overhead cost. Sementara itu pembangunan infratsruktur juga cukup tinggi selain alokasi untuk sektor pendidikan yang telah ditentukan dalam konsitusi.

Adapun Pemilihan lokus penelitian dilakukan berdasarkan Kapasitas Fiskal Daerah (KFD), yaitu dengan melihat kemampuan keuangan masing-masing daerah (pada level provinsi) yang dicerminkan melalui pendapatan daerah dikurangi dengan pendapatan yang penggunaannya sudah ditentukan dan belanja tertentu. Selain itu, pemilihan lokus juga didasarkan pada peta Indeks Kemandirian Fiskal (IKF) Daerah. Istilah tersebut merupakan indikator utama dalam mengukur kemampuan Pemerintah Daerah untuk membiayai sendiri kegiatan Pemerintah Daerah, tanpa tergantung bantuan dari luar, termasuk dari Pemerintah Pusat.

Untuk selanjutnya, penguatan study teoritik dan empiris perlu dilakukan untuk memperkuat RD kajian sehingga akan menghasilkan sebuah rekomendasi yang praktis bagi stakeholders.

Scroll Up