Menu Close

LAN Ditetapkan sebagai Pusat Studi Kebijakan Eastern Regional Organization For Public Administration (EROPA)

Jakarta – Lembaga Administrasi Negara (LAN) terus berkomitmen untuk mengoptimalkan fungsi dan otoritasnya dalam menciptakan kebijakan publik yang berkualitas melalui penguatan kapasitas Analis Kebijakan di Indonesia, hal ini sejalan dengan ditetapkannya LAN sebagai Pusat Studi Kebijakan EROPA (Eastern Regional Organization For Public Administration) 4 (empat) tahun lalu, ungkap Kepala Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional Analis Kebijakan (PUSAKA), Yogi Suwarsono, P.hD saat memberikan sambutan dalam kegiatan 67th Executive Council Meeting EROPA yang diselenggarakan secara virtual, Selasa (13/9).

“Sebagai Pusat Studi Kebijakan EROPA, LAN dituntut bertindak sebagai katalisator dalam melaksanakan kegiatan khusus untuk memperkuat peran analis kebijakan di lembaga pemerintah di seluruh Indonesia dan mendorong peningkatan kualitas kebijakan melalui proses perumusan kebijakan berbasis bukti,” tambahnya.

Yogi Suwarno juga mengungkapkan, dalam menjalankan perannya, LAN terus memperkuat komitmen internalnya untuk memperbaiki kualitas kebijakan di Indonesia, beberapa inovasi telah dilakukan LAN terutama saat pemerintah mengeluarkan kebijakan pengalihan jabatan administrasi ke dalam  jabatan fungsional yang didominasi oleh jabatan analis kebijakan.

Lebih jauh, Yogi Suwarno menjelaskan, Beberapa inovasi yang dilakukan antara lain. Pertama, penyelenggaraan Virtual Public Lecture (VPL) yang merupakan forum pembelajaran bagi Analis Kebijakan yang berfokus pada peningkatan akses pengetahuan dan keilmuan bidang kebijakan publik. Kedua, Advokasi Kebijakan, LAN memberikan advokasi kebijakan kepada seluruh Kementerian, Lembaga maupun Daerah untuk mencegah adanya tumpang tindih kebijakan antara pusat dan daerah.

“Ketiga, penghargaan bagi Analis Kebijakan (AKuI Award), merupakan bentuk apresiasi terhadap kinerja analis kebijakan dalam menjalankan tugas dan fungsinya dan diharapkan dengan penghargaan ini dapat mendorong seluruh analis kebijakan di K/L/D untuk meningkatkan kinerja dan prestasinya sebagai analis kebijakan, keempat, pengukuran indeks kualitas kebijakan (IKK) sebagai tolok ukur kualitas kebijakan yang dibuat oleh lembaga pemerintah serta mendorong partisipasi publik dalam proses perumusan kebijakan, dan IKK ini menjadi salah satu komponen penilaian indeks Reformasi Birokrasi Nasional,” ungkapnya.

Dan Terakhir, Komunikasi dan Media Pembinaan Analis Kebijakan, ini merupakan forum analis kebijakan untuk saling bertukar informasi, dan membangun kolaborasi antar analis kebijakan untuk mengembangkan kompetensi dan profesionalitasnya.

Melalui berbagai inovasi yang telah dilakukan LAN sebagai instansi pembina jabatan fungsional analis kebijakan, diharapkan dapat meningkatkan kompetensi analis kebijakan dan secara simultan akan memperbaiki kualitas kebijakan publik di Indonesia, tutupnya.

Dalam 2022 EROPA Conference yang mengangkat tema “Governance and Public Administration in Covid-19 Pandemic : Learning, Innovation and Reform in Managing Global Changes” ini bertindak sebagai tuan rumah adalah negara Nepal, dan dihadiri oleh negara-negara anggota EROPA yang meliputi Asia Tenggara dan sebagian dari Afrika.

Scroll Up