Pelatihan Revolusi Mental untuk Pelayanan Publik Angkatan VII

“Program Pemerintah yang sudah dibuat oleh Presiden Jokowi-JK tidak akan jalan kalau para Birokratnya tidak mengubah mindset. Untuk itu dilaksanakannya Pelatihan Revolusi Mental ini untuk seluruh ASN hingga tahun 2019 mendatang”, ujar Kabid Diklat Aparatur yang mewakili Kepala PKP2A III LAN saat memberi sambutan dalam Pembukaan Pelatihan Revolusi Mental untuk Pelayanan Publik Angkatan VII yang diselenggarakan di Kelas B PKP2A III LAN, Senin (26/2).
Sejumlah 1500 orang ASN telah mengikuti Pelatihan Revolusi Mental. Masih banyak Birokrat yang harus mengikuti pelatihan ini. “Ada sekitar 2000 ASN yang harus ikut pelatihan ini. Sehingga Program Indonesia Melayani bisa terlaksana dengan baik”, kata Kabid Diklat Aparatur, Rahmat.

Pelatihan Revolusi Mental merupakan pelatihan yang merevolusi cara pandang, revolusi cara pikir dan revolusi cara kerja. Setelah mengikuti pelatihan selama lima hari, diharapkan para peserta pelatihan bisa melakukan inistatif cara kerja sesuai dengan tupoksi di instansi masing-masing. Selama sebulan, revolusi cara kerja ini akan dilaksanakan diinstansi.
Pelatihan Revolusi Mental untuk Pelayanan Publik Angkatan VII diikuti oleh 23 orang peserta yang berasal dari Lingkungan Pemerintah Kota Samarinda, Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, serta Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabalong. Saat menyampaikan Laporan Kegiatan, Lina Mualana selaku Koordinator menyatakan bahwa pelatihan akan dilaksanakan selama lima hari ke depan, mulai tanggal 26 Februari – 2 Maret 2018.

Last modified on Selasa, 06 Maret 2018 00:47