TOT Pelatihan Revolusi Mental untuk Pelayanan Publik Featured

Jakarta – Revolusi mental merupakan sebuah gerakan untuk mengubah manusia Indonesia menjadi manusia baru yang berkemampuan belajar dan memiliki daya saing tinggi. Dalam konteks Aparatur Sipil Negara, Revolusi mental mempunyai peran penting bagi ASN sebagai agen perubahan.

“Saat ini pemerintah terus fokus mengembangkan tata kelola pemerintahan yang baik agar tercipta birokrasi yang profesional. Training of Trainer (TOT) yang akan berlangsung hingga lima hari kedepan ini merupakan program prioritas nasional yang akan dilakukan secara bertahap sampai memenuhi target,” kata Kepala LAN Dr. Adi Suryanto, M.Si saat memberikan sambutan pada acara Training of Trainer (TOT) Pelatihan Revolusi Mental untuk Pelayanan Publik, di Kampus PPLPN LAN Pejompongan, Senin (19/2).

Menurut Kepala LAN, banyak hal yang harus di revolusi untuk mewujudkan Indoesia yang berdaya saing tinggi. Birokrasi pemerintah selaku motor pemerintahan juga tidak boleh lagi terkotak-kotak dan mengikuti ego sektoral masing-masing.

“Sebagai agen perubahan, cara merekrut dan mendidik ASN adalah hal yang harus diperbaiki. Latsar yg dilakukan bukan lagi berfokus kepada metode ceramah( classical learning) tetapi sekarang kita bisa lakukan dengan metode action learning yaitu semacam action plan serta membuat proyek-proyek agar ada perubahan,” jelasnya.

Menurut Kepala LAN, langkah ini sudah diaplikasikan di sejumlah perusahan besar. Langkah ini juga akan diaplikasikan kepada para ASN agar mereka memiliki karakter baru dan mampu melayani publik dengan baik. (fina/astrid/budiprayitno)