Program Kerja Instansi Harus Miliki Tolok Ukur yang Jelas Featured

Jakarta – Program kerja yang dilaksanakan instansi pemerintah harus saling menunjang dan memiliki tolok ukur keberhasilan yang jelas. Hal ini penting mengingat tantangan dan perubahan yang dihadapi pemerintah saat ini sangat berat.   

“Semua program antar bagian harus saling menunjang sehingga outcomenya harus jelas, sasarannya terasa, dan harus bisa diukur setiap tahun. Program yang disusun jangan hanya rutinitas lantas melanjutkan yang lama dan mereplikasi program-program tahun yang lalu. Ini artinya tidak akan ada perubahan” jelas Menteri PAN dan RB Asman Abnur saat Rapat Kerja Instansi Paguyuban Kemenpan dan RB, di Ruang Rapat Sriwijaya Kantor Kemenpan & RB, Selasa (16/01). Rapat Paguyuban itu diikuti oleh BKN, LAN, ANRI, KASN, dan BPKP.

Menpan Asman meminta agar LAN perlu fokus pada tugas dan fungsinya sesuai dengan filosofi dan tujuan awal bagaimana LAN dibentuk. Selain pendidikan dan pelatihan serta pembangunan sekolah-sekolah diklat, fungsi-fungsi lain dari LAN juga perlu dioptimalkan seperti pengembangan kajian kebijakan dan hal-hal yang bersifat inovasi.

“Saya sangat berharap agar LAN dapat membantu merumuskan kebijakan-kebijakan pemberdayaan aparatur sipil negara di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu terkait dengan pendidikan dan pelatihan ASN baik PNS maupun CPNS yang baru masuk, Menpan menginstruksikan agar LAN merancang model pra jabatan atau pelatihan dasar yang strategis dan mampu memberikan nilai lebih bagi para aparatur. 

“Dalam rangka penyambutan CPNS yang baru, fungsi Lembaga Administrasi Negara (LAN) harus digali secara maksimal karena seiring perkembangan jaman para aparatur harus dibekali dengan kemampuan teknis dan non teknis yang mampu menunjang kinerja mereka,” jelasnya.

Disamping itu, dalam pendidikan dan pelatihan aparatur, Menpan berharap agar ada integrasi dan standarisasi dari segi kurikulum, substansi pembelajaran maupun pengajar. Dengan demikian fungsi ASN sebagai perekat nasional dapat terlaksana.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Adi Suryanto mengatakan, saat ini LAN sedang melakukan penyesuaian dan perubahan-perubahan melalui perancangan rencana strategis baru untuk mengakomodasi perkembangan dan perubahan yang sangat cepat saat ini.

Rencana strategis LAN yang baru saat ini sedang dirancang perubahan-perubahannya, baik itu perubahan kelembagaan, sarana dan prasarana, pemanfaatan teknologi informasi serta bagaimana sistem diklat yang kita berlakukan. Jadi saat ini kita sedang melakukan banyak sekali perubahan,” jelasnya.

Kepala LAN menjelaskan bahwa wajah LAN itu tidak hanya sebagai pembina lembaga diklat saja. LAN juga membantu fasilitasi lembaga di daerah untuk pengembangan.

“Dengan adanya PP No. 6 Tahun 2018 Tentang Evaluasi Pemerintahan Daerah, LAN juga terlibat dalam membantu daerah melakukan penataan kelembagaan,” jelasnya. (irena/choky/budiprayitno)

 

Last modified on Senin, 22 Januari 2018 08:30