Profesionalisme ASN Tak Bisa Ditawar Featured

Sulawesi Tengah – Profesionalisme aparatur sipil negara saat ini menjadi harga yang tidak bisa ditawar lagi dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat di tengah kompetisi terbuka di antara negara ASEAN.

“Kita saat ini terus berbenah menyadari makin kompetitif-nya persaingan di antara negara-negara ASEAN. Saat ini berdasarkan data Global Competitiveness Index (GCI) tahun 2016, Indonesia berada di peringkat 41, berada di bawah Singapura dengan peringkat 2, Malaysia peringkat 25 dan Thailand peringkat 34. Kita masih ketinggalan jauh. Apalagi jika kita melihat Global Innovation Index tahun 2016 yang mendudukkan Indonesia di peringkat 88, masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan,” jelas Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Dr. Adi Suryanto, M.Si saat memberikan sambutan dalam acara “Pembukan Pelatihan Dasar CPNS Pengangkatan Tenaga Dokter, Bidan PTT, Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian dan Guru Garis Depan,” yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (3/11).

Menurut dia, untuk mewujudkan profesionalisme aparatur maka hal itu harus dimulai dari pembentukan mental dan karakter Aparatur Sipil Negara (ASN) sejak perekrutan awal. Dengan demikian, dalam perjalanan pengabdiannya para PNS dapat menjalaninya dengan profesional dan disertai dengan dedikasi yang tinggi.

Kepala LAN berpesan kepada para peserta Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS yang saat ini diterima melalui jalur khusus untuk memanfaatkan waktu belajar sebaik-baiknya dan melakukannya dengan disiplin yang tinggi.

“Masih banyak saudara-saudara kita yang tidak seberuntung anda semua. Karena itu kesempatan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui jalur PNS ini harus disyukuri dan dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab. Karena itu manfaatkan lah waktu belajar dengan baik serta bangun jejaring kerja perkuat silaturahmi kebangsaan serta jaga kesehatan baik-baik sehingga saudara semua dapat menjalani proses Latsar dengan baik hingga memperoleh hasil yang baik. Saya doakan semua nya lulus dengan hasil terbaik,” kata dia.

Dalam kesempatan itu Kepala LAN juga meminta kepada para Widyaiswara yang mengajar para CPNS dari jalur khusus ini untuk memberikan performa terbaiknya. Sehingga transfer nilai dan pengetahuan yang diberikan para Widyaiswara kepada para CPNS dapat bermanfaat ketika mereka nantinya bertugas di tempat kerja.

“Kita harus membangun iklim belajar yang kondusif yang memungkinkan peserta dapat menjalaninya dengan suasana hati yang menyenangkan. Harapannya tentu agar ilmu yang diberikan dapat bermanfaat,” pesannya.(budiprayitno)

Last modified on Senin, 06 November 2017 06:57