PNS Wajib Miliki Perspektif Whole of Governance

Jakarta - Penanaman perspektif Whole of Governance kepada calon Aparatur Sipil Negara (ASN) sangat penting untuk mewujudkan pemerintahan yang kolaboratif dalam menyelesaikan berbagai permasalahan pelayanan publik.

“Penanaman nilai-nilai Whole of Governance sejak masih ASN sangat penting karena saat ini kita dihadapkan pada tidak adanya sinergi yang kuat antar instansi pemerintah dalam melaksanakan tugas dan fungsinya,” kata Kepala Lembaga Administrasi Negara, Dr. Adi Suryanto, M.Si saat memberikan sambutan pada upacara pembukaan Pelatihan Dasar CPNS Gelombang II Tahun 2018, di Aula Graha Makarti Bhakti Nagari, Pejompongan, Jumat (28/6).

Menurut Kepala LAN, kurangnya sinergi antar instansi ini karena birokrasi pemerintah belum menjadi satu bagian tunggal akibat mental blok antar satu lembaga dengan lembaga lain.

“Melalui pelatihan dasar ASN ini, kita berupaya mempersiapkan calon ASN-ASN yang mampu bersinergi untuk menjadi ASN yang memiliki karakter dan memiliki perspektif utuh tentang pemerintahan,” jelasnya.

Kepala LAN dihadapan para calon ASN juga mengingatkan kedudukan dan peran ASN yang harus dipenuhi antara lain : ASN sebagai pelaksana kebijakan; ASN sebagai pelayan publik; serta ASN sebagai perekat dan pemersatu bangsa yang mampu mengelola permasalahan keragaman sosio kultural.

“Ketiga kedudukan dan fungsi itu menuntut ASN untuk selalu menjaga netralitasnya. Salah satunya bijak dalam menggunakan media sosial karena segala tindak tanduk kita diatur oleh kode etik ASN,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala LAN berpesan kepada 240 peserta Latsar untuk terus mengembangkan diri dalam upaya meningkatkan kualitas ASN yang unggul dan berkelas dunia. (choky/budiprayitno)

 

Last modified on Selasa, 31 Juli 2018 09:53