Pemimpin Harus Akselerasi Perubahan Featured

Jakarta – Pemimpin organisasi harus mampu mengakselerasi perubahan di lingkup organisasi yang dipimpinnya. Pemimpin harus memberikan motivasi kepada seluruh kolega dan staffnya agar secara intens turut serta dalam proses perubahan tersebut.

“Perubahan di kultur birokrasi kita hanya mungkin terjadi jika para pemimpinnya juga melakukan perubahan yang dimulai dari pola pikirnya. Karena ketika pola pikir para pemimpinnya berubah ke arah yang lebih maju dan inovatif, tentu hal ini juga akan diikuti oleh bawahannya,” kata Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Dr. Adi Suryanto, M.Si saat memberikan sambutan Pembukaan Diklat Kepemimpinan Tk. II Angkatan XLIII Kelas J, di Graha Makarti Bhakti Nagari, Kampus PPLPN Pejompongan, Senin (1/8).

Menurutnya, dalam mendorong perubahan, setiap pemimpin harus memiliki tiga kompetensi dasar, yakni kompetensi manajerial, teknis dan sosio kultural.

“Diklat Kepemimpinan ini dimaksudkan untuk membekali para pimpinan agar mampu menjadi ujung tombak organisasi. Sehingga nantinya mereka mampu membawa perubahan yang signifikan di lingkungannya,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala LAN juga meminta agar para pemimpin instansi mau bersinergi dengan para pihak untuk mengevaluasi proyek perubahan yang sudah dihasilkan di instansi masing-masing.

“Evaluasi pasca diklat diperlukan untuk memastikan bahwa setiap proyek perubahan di instansi berjalan secara berkesinambungan,” kata dia.

Kepala LAN meyakini jika proyek perubahan yang sudah dilakukan terus berjalan di intansi masing-masing, maka indeks daya saing dan indeks pelayanan publik Indonesia akan meningkat. (choky/budiprayitno)