LAN Menerima Kunjungan Minister of Personel Management Republic of Korea Kim Pan Suk Featured

Jakarta – Sekretaris Utama Lembaga Administrasi Negara Sri Hadiati WK menerima kunjungan dari Ministry of Personel Management Republic of Korea Profesor Kim Pan Suk, di Ruang Sidang Pimpinan Lantai II Kantor LAN, Jl. Veteran No. 10 Jakarta, Jumat (23/3). Kunjungan itu dilakukan dalam rangka penjajakan kerja sama antara Korea Selatan dan Lembaga Administrasi Negara dalam bidang pengembangan SDM Aparatur Sipil Negara.

Sekretaris Utama LAN, Sri Hadiati WK dalam pertemuan itu mengatakan sangat menyambut baik rencana kerjasama yang diinisiasi oleh Korea Selatan, khususnya dalam pengembangan kompetensi aparatur sipil negara. Dia menuturkan, LAN sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam pengembangan kapasitas Aparatur Sipil Negara di Indonesia, pengembangan penelitian kebijakan di bidang administrasi publik, dan inovasi administrasi publik sejauh ini telah melakukan berbagai langkah terobosan untuk mendongkrak kualitas SDM aparatur.

Berbagai langkah terobosan yang dilakukan antara lain adalah bahwa Lembaga Adminstrasi Negara menggunakan mekanisme assesmen kompetensi bagi para pejabatnya di semua level sejak tahun 2015. Hal ini juga diperkuat dengan keberadaan assesment center yang dimiliki LAN dan menjadi pionir dalam melakukan pengukuran kompetensi bagi semua calon pejabat. Tidak hanya untuk LAN saja, tetapi juga membantu sejumlah pemerintah daerah yang akan melakukan assesment kompetensi bagi para pejabat di lingkungannya.

“Kami mulai menggunakan assesment untuk promosi atau penempatan senior official pada level pertama dan kedua. Sampai saat ini kami masih mengembangkan sistem ini karena kami memiliki banyak jenis assesment. Berbagai macam metode dan test kompetensi kami pergunakan,” jelasnya.

Tidak hanya itu saja, Sri Hadiati juga menjelaskan, dalam pengembangan kapasitas kepemimpinan (leadership development), LAN juga menerapkan metode “on and off training” kepada para peserta diklatnya. Hal ini dilakukan agar para peserta diklat memiliki waktu untuk membuat dan mengimplementasikan proyek perubahan.

Out put yang dihasilkan para peserta diklat kepemimpinan harus berkontribusi terhadap pengembangan organisasi. Jadi bukan hanya pada pengembangan individu saja,” jelas dia.

Menurut Sri Hadiati, hal lain yang saat ini tengah menjadi konsen Kepala LAN Dr. Adi Suryanto, M.Si adalah pengembangan sistem pembelajaran berbasis on line atau biasa dikenal dengan-learning.

Menanggapi hal itu, Kim Pan Suk mengatakan, dengan berbagai perubahan yang sudah dilakukan, Lembaga Administrasi Negara merupakan mitra strategis yang memiliki peran penting dalam pengembangan sumber daya dan kapasitas aparatur.

“Institusi penyelenggara pelatihan memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan kapasitas kepemimpinan. LAN merupakan leading institution di Indonesia yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pelatihan aparatur sipil,” kata dia.

Kim dalam kesempatan itu juga menawarkan kolaborasi antara Korea Selatan dan Indonesia dalam rangka memperbaiki kualitas SDM Aparatur Sipil Negara. Tidak  hanya pada aspek Manajemen SDM saja namun juga juga dalam pengembangan SDM.

“Melalui kerjasama maupun kolaborasi antara Indonesia dan Korea, kami berharap masing-masing dapat berbagi pengalaman tentang pembelajaran, pendekatan, dan materi dalam pengembangan sumber daya manusia. Apalagi Presiden Jokowi juga telah sepakat untuk meningkatkan level kerjasama ke arah yang strategis dan kolaboratif di antara kedua negara,” jelasnya.

Kim juga menyatakan pemerintah Korea Selatan membuka lebar kesempatan untuk meningkatkan kerjasama antara kedua negara. Tidak sekedar pada mengembangkan hubungan diplomatik antar negara, namun juga membangun kerjasama yang sifatnya substansial maupun praktikal antara Korea Selatan dengan Indonesia di masa depan.

“Saya pikir LAN setiap tahun dapat mengirimkan delegasinya ke Ministry of Personnel Management Republic of Korea untuk mengikuti pelatihan ataupun program pertukaran. Korea dengan sejarah yang panjang dalam reformasi manajemen sumber daya manusia dan reformasi organisasi yang dimiliki, dapat berbagi pengalaman dan kasus yang kami yakini akan semakin membuat kapasitas SDM terus berkembang,” tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut Kim Pan Suk juga memberikan buku “Public Human Resources Management at a Glance” kepada LAN. Buku ini berisi tentang bagaimana sumber daya manusia aparatur di Korea Selatan dikelola. (rima/choky/budiprayitno)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Last modified on Selasa, 27 Maret 2018 03:51