KIPA Jajaki Kerjasama dengan LAN Featured

Jakarta – The Korea Institute of Public Administration (KIPA) melakukan penjajakan kerja sama dalam bentuk joint research dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN). Rencana kerja sama ini akan difokuskan pada pengembangan organisasi, sumber daya aparatur, serta penguatan hubungan kerjasama di bidang administrasi publik antara Indonesia dan Korea Selatan.

Sekretaris Utama LAN Sri Hadiyati berharap pertemuan kali ini dapat menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan, baik dalam hal penelitian, inovasi, maupun pelatihan dan pengembangan kapasitas sumber daya aparatur.

“Kami berharap kerja sama kali ini dapat berlanjut dan bisa menghasilkan kesepakatan yang berguna bagi kedua belah pihak,” jelasnya saat menerima rombongan delegasi Korea Institute of Public Administration (KIPA), di Ruang Sidang Pimpinan, Senin (22/1).

Ketua Delegasi Korean Institut of Public Administration Jung Young Suk mengatakan, sangat tertarik melakukan kerja sama dengan LAN. Apalagi bidang tugas yang dilakukan LAN sama dengan yang dilakukan pihaknya.

Apa yang dilakukan oleh LAN mulai dari dukungan terhadap kebijakan pemerintah hingga kegiatan penelitiannya sama dengan yang kami lakukan,” kata dia.

Rencana joint research yang ingin kami lakukan, lanjut dia, adalah program pelatihan untuk pegawai pemerintah, khususnya dalam hal pengembangan kapasitas pemerintah di bidang pelayanan publik.

“Saat ini kami telah banyak bekerja dengan pegawai pemerintah asing dalam upaya pengembangan kapasitas pemerintahan untuk pelayanan publik. Salah satunya mengadakan training dan konsultasi bagi upaya pengembangan kebijakan publik,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Jung Young Suk berharap penjajakan kerja sama ini dapat ditindaklanjuti lebih jauh dengan rencana kerja strategis.

“Saya berharap sebagai lembaga yang sama-sama berorientasi riset, diskusi pertama ini dapat menjadi tempat saling bertukar ilmu antara LAN dan KIPA,” kata dia.

Untuk diketahui, LAN dan KIPA sebelumnya pernah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pada tahun 2005. Hanya saja pertemuan secara formal baru pertama kali ini dilakukan. (Ima/Irene/budiprayitno)

Last modified on Selasa, 23 Januari 2018 09:52