Diklat Latsar PNS untuk Didik Calon Pegawai Profesional Featured

Jakarta – Diklat Pelatihan Dasar CPNS dilakukan untuk mengubah pola perilaku dan mindset peserta diklat agar mampu menjadi pelayan publik yang profesional ketika mereka kembali ke dunia kerja. Diklat Pelatihan Dasar  diharapkan menjadi jawaban atas diklat CPNS yang selama ini hanya dianggap sebagai formalitas belaka.

“Perubahan Diklat pra jabatan menjadi pelatihan dasar ASN bukan hanya perubahan nama saja, tetapi lebih kepada perubahan mindset ASN dalam memahami nilai-nilai dasar ASN,” ujar Kepala LAN, Dr. Adi Suryanto, M.Si dalam sambutannya pada acara Pelepasan Peserta Piloting Pelatihan Dasar Calon PNS Golongan III di Graha Makarti Bhakti Nagari, Kampus PPLPN LAN Pejompongan, Jakarta Pusat, Rabu (19/7).

Kepala LAN mengatakan, piloting pelatihan dasar CPNS ini menekankan pada nilai-nilai dasar ASN yaitu akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu dan anti korupsi atau lebih dikenal dengan singkatan ANEKA. Selain dituntut untuk memahami nilai-nilai dasar ASN, setiap calon pegawai juga dituntut menjalankan perannya sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, dan perekat dan pemersatu bangsa.

“Tantangan ASN saat ini sangat beragam. Untuk itu dibutuhkan ASN yang memiliki kompetensi baik kompetensi manajerial maupun kompetensi sosio kultural,” imbuhnya.

Kepala LAN menambahkan, dalam system merit saat ini karier seorang ASN dipengaruhi oleh kualifikasi, kompetensi dan kinerja yang dimilikinya. Bukan berdasar pada pilihan politik, suku, agama dan faktor-faktor lain yang selama ini disalahgunakan dalam menentukan karier seorang ASN.

Piloting pelatihan dasar ASN juga merupakan jawaban dari LAN dalam mencapai world class government tahun 2025 yang ditetapkan oleh pemerintah,” tambahnya.

Kepala LAN mengakui bahwa membentuk 4,5 juta ASN untuk mencapai birokrasi berkelas dunia bukan perkara mudah. Butuh dukungan dari semua pihak dalam mewujudkan hal tersebut.

LAN sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 memiliki kewenangan dalam pengkajian dan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan ASN. Hal tersebut dikuatkan lagi dengan turunnya Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS pada awal tahun ini,” pungkasnya. (danang/mustofa/humas)­

 

 

 

 

 

 

 

 

Last modified on Senin, 24 Juli 2017 05:33