CPNS LAN Ikuti Internalisasi Nilai Organisasi Featured

Jakarta – Lembaga Administrasi Negara (LAN) sebagai salah satu instansi pembina diklat instansi pemerintah memiliki target yang besar dalam rangka menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good governance and clean governance). Karena itu dibutuhkan dasar yang kuat tentang bagaimana nilai organisasi dipahami secara baik oleh seluruh pegawainya.

“Internalisasi nilai-nilai organisasi harus diberikan sedini mungkin kepada calon-calon pegawai. Dengan demikian akan muncul kader-kader baru yang akan meneruskan kiprah Lembaga Administrasi Negara ke depan dengan lebih baik,” kata Kepala Biro Perencanaan, Hukum, Humas dan Protokol LAN Dra. Reni Suzana, MPPM saat memberikan sambutan pada acara “Internalisasi Nilai-Nilai Organisasi untuk CPNS LAN RI 2018’, di Graha Makarti Bhakti Nagari, LAN Pejompongan, Jakarta, Jumat (29/6).

Menurut dia, internalisasi nilai-nilai organisasi LAN seperti Integritas, Profesional, Inovatif dan Peduli atau disingkat IPIP sangat penting dilakukan. Selain menjadi nilai dasar yang harus dimiliki setiap pegawai di LAN, nilai-nilai organisasi ini juga menjadi pondasi dasar bagi organisasi untuk bergerak dan berubah menjadi lebih baik ke depannya.

Reni Suzana menuturkan, bagaimana nilai organisasi seperti Integritas, Profesional, Inovatif dan Peduli berhasil dirumuskan setelah melalui pergulatan pemikiran di era kepemimpinan alm. Kepala LAN Prof. Dr. Agus Dwiyanto, MPA. Proses nilai organisasi itulah yang menjadi dasar bagi LAN hingga bertransformasi seperti sekarang ini.

“Sebagai generasi penerus pilihan, maka organisasi wajib membekali calon ASN LAN dengan cara menginternalisasi nilai-nilai IPIP sebagai acuan bagaimana berkinerja dan memotivasi diri bahkan dapat menjadi contoh bagi yang lain,” kata dia.

Dia merinci, nilai organisasi seperti Intergritas tidak hanya terkait loyalitas terhadap organisasi namun juga integritas terhadap kinerja. Demikian juga dengan nilai Profesional yang mensyaratkan adanya standar kompetensi dari setiap entitas di LAN agar memiliki kompetensi yang dibutuhkan organisasi demi tercapainya standar kinerja yang diharapkan.

“Dua hal lain yang tidak kalah penting ialah Inovatif dan Peduli,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Biro PH2P juga menjelaskan bahwa pola pembelajaran dalam internalisasi nilai-nilai organisasi ini tidak hanya berdasarkan teori dan bersifat klasikal semata. Namun juga ada berbagai simulasi yang nantinya akan memperlihatkan seberapa besar para CPNS dapat mengaktualisasi nilai Integritas, Profesional, Inovatif dan Peduli dalam pola kerja kedepannya.

Pada kesempatan itu CPNS LAN dari seluruh satuan kerja di Indonesia memperoleh materi pembelajaran dari Syafrudin Irfan atau yang akrab disapa “Kang Ojie” beserta tim Pusat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Universitas Indonesia. (mustofa/budiprayitno)