CPNS Harus Siap Hadapi Era Revolusi Industri 4.0 Featured

Jakarta – Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau ASN harus mampu menjadi motor penggerak birokrasi dan melayani masyarakat dengan baik. ASN juga harus terus meng up date informasi di era Revolusi Industri 4.0 agar mampu menunjang kinerja pemerintah dan memenangkan persaingan global.

“Saya punya harapan besar dengan saudara-saudara, saya meyakini saudara-saudara jadi motor kemajuan Indonesia di masa yang akan datang,” kata Presiden Joko Widodo saat memberikan presidential lecture kepada 5.165 calon pegawai negeri sipil (CPNS) hasil rekrutmen tahun 2017 lalu di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (27/3).

Hadir juga pada acara yang bertajuk "Bersatu Dalam Harmoni : Menuju Birokrasi Berkelas Dunia Tahun 2024" sejumlah menteri Kabinet Kerja, antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri PAN-RB Asman Abnur, Kepala Lembaga Administrasi Negara Adi Suryanto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri ESDM Ignasius Jonan dan sejumlah menteri lainnya.

Presiden Jokowi mengatakan, tantangan yang dihadapi oleh pemerintah saat ini sangat kompleks. Kompleksitas itu ditandai dengan perubahan yang sangat cepat. Dalam perubahan itu, Indonesia juga harus bisa mengimbanginya agar tak tertinggal dengan negara-negara lain. Pemerintah, lanjut Presiden, saat ini juga sedang menyiapkan berbagai sumber daya untuk menghadapi perubahan tersebut.

“Kita tahu bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini berkembang dengan sangat cepat. Elon Musk menciptakan Hyperloop, Tesla, ini perubahan yang harus kita hadapi dan ketahui. Baru satu teknologi yang kita pelajari dalam waktu singkat muncul teknologi baru," kata dia.

Jokowi mengatakan saat ini Indonesia juga menghadapi revolusi industri 4.0 yang akan membawa perubahan secara signifikan di semua sektor. Perubahan yang dibawa oleh terjangan Revolusi industri 4.0 antara lain otomasi, artificial intellegence, maupun advance robotic.

“Revolusi Industri babak baru itu membawa perubahan besar dalam tatanan dunia dan hal ini harus kita sadari dan pahami bersama. Karena perubahan teknologi tersebut akan memunculkan tantangan baru. Sosial dunia akan berubah dengan interaksi digital yang dominan, landscape politik pun akan berubah dengan berkembangnya sosmed dan semakin aktifinya netizen,” kata dia.

Untuk itu, Presiden Joko Widodo berharap agar para CPNS baru ini memiliki kemampuan untuk menunjang kinerja pemerintah dalam menghadapi industri 4.0.

“Untuk itu, saya harap saudara bisa beradaptasi dengan dunia yang sangat dinamis. Saya menaruh harapan yang besar pada saudara birokrat muda, saya meyakini saudara akan jadi motor kemajuan Indonesia di masa yang akan datang. Kita harus meyakini semua, dan saya meyakini InsyaAllah Indonesia akan jadi negara maju, jika memiliki birokrat yang tangguh dan mau bekerja keras. Jika birokrat kita selalu berani melakukan inovasi,” kata dia. (choky/budiprayitno)

 

 

Last modified on Selasa, 27 Maret 2018 09:23