Fusce adipiscing viverra auctor. Integer lacinia blandit est, vitae dapibus justo facilisis consectetur. Praesent lacinia, ante sed tempus convallis.accumsan magna, nec sagittis odio augue id velit.

Website URL: http://themewing.com/

Jakarta – Bonus demografi yang dimiliki Indonesia pada tahun 2035 mendatang harus dimanfaatkan secara optimal agar menjadi sumber tenaga kerja yang produktif. Jika tidak kelola, bonus demografi justru menjadi sumber masalah yang menyebabkan permasalahan sosial bagi pemerintah di kemudian hari.

“Bonus demografi yang mulai sejak tahun 2013 ini belum disikapi secara serius oleh pemerintah. Oleh karena itu, peserta Diklatpim Tk. I Angkatan XXXVI mengangkat topik bonus demografi dalam policy brief- nya dan telah diserahkan kepada Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani pekan lalu,”jelas Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Dr. Adi Suryanto,  M.Si dalam laporannya pada upacara pelepasan Diklat Kepemimpinan Tingkat I Angkatan XXXVI di Aula Prof.Dr. Agus Dwiyanto, Jakarta,  Jumat (15/9).

Menurut Kepala LAN, cepatnya pertumbuhan bonus demografi akan membawa Indonesia pada kondisi windows of opportunity, di mana jumlah penduduk usia produktif (15–64 tahun) terus meningkat dan mencapai puncaknya pada 2030.

“Dalam periode tersebut, Indonesia akan menjadi salah satu negara dengan angkatan kerja terbanyak di Asia,” kata dia.

Melihat kondisi tersebut, lanjut Kepala LAN, peserta Diklatpim lantas berupaya menyelesaikan permasalahan demografi dengan berbagai kebijakan yang relevan sesuai dengan instansinya masing-masing.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Asman Abnur mengatakan, hal strategis yang harus dilakukan dalam menghadapi bonus demografi ialah membangun SDM (Sumber Daya Manusia) yang berkualitas.

“Tugas pemerintah dengan memperhatikan bonus demografi yang ada adalah menyiapkan strategi pembangunan yang mampu menciptakan lapangan kerja layak dan berkelanjutan bagi angkatan kerja yang terus bertambah,” jelasnya.

Menurut Menpan, para pimpinan tinggi instansi pemerintah harus mampu menciptakan inovasi-inovasi baru untuk menghadapi bonus demografi yang akan mengalami puncaknya pada 2030 nanti. 

“Inovasi harus menjadi nafas setiap ASN agar lebih fleksibel terhadap perubahan yang dinamis di tengah masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Menpan RB Asman Abnur juga mengapresiasi policy brief yang telah dihasilkan para peserta diklatpim tingkat I. Dia berharap setiap proyek perubahan yang telah dihasilkan dapat terus diimplementasikan secara berkelanjutan. (choky/budiprayitno)

 

Jakarta – Pemerintah saat ini terus mendorong penciptaan open government partnership untuk menciptakan pemerintah yang transparan, efektif dan akuntabel. Hal ini diwujudkan dengan pemberdayaan masyarakat dan responsif terhadap aspirasi masyarakat.

Ketua STIA LAN Dr. Makhdum Priyatno, MA mengatakan, open government partnership dapat diwujudkan salah satunya melalui inovasi yang dihasilkan para pimpinan tinggi instansi pemerintah.

“Semua Kementerian/Lembaga/Pemda harus mulai mengarah ke open government partnership dengan melibatkan peran serta aktif masyarakat,” jelasnya saat mewakili Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Dr. Adi Suryanto, M.Si dalam pembukaan Pameran Inovasi Peserta Diklat Kepemimpinan Tingkat I angkatan XXXVI di Graha Makarti bhakti Nagari, Pejompongan, Kamis (14/9).

Menurut dia, selain mendorong prinsip keterbukaan dan pelibatan aktif masyarakat dalam rangka pengawasan pemerintahan, inovasi yang dihasilkan para peserta Diklatpim Tk. I ini juga memberikan wawasan baru bagi semua pihak.

“Yang lebih penting lagi adalah memberikan kesempatan kerja sama antar lintas instansi pemerintah. Apalagi, inovasi yang telah dilakukan efektif untuk memecahkan berbagai permasalahan khususnya di sektor publik,” jelasnya.

Makhdum mengatakan, pameran inovasi hasil Diklat Kepemimpinan yang telah dihasilkan ini menjadi ajang artikulasi, visualisasi, ekspresi dan manifestasi proyek perubahan yang telah dianalisa kebutuhannya sesuai dengan instansi masing-masing.

“Melalui ajang pameran inovasi ini, saya berharap peserta dan pengunjung pameran dapat mengubah mindset dalam berpacu menciptakan inovasi baru untuk kepentingan publik dalam mencapai cita-cita bangsa,” pungkasnya. (choky/budiprayitno)

 

 

Kepala LAN RI, Dr Adi Suryanto, M.Si menyerahkan sertifikat akreditasi kepada Pusbindiklat Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang diterima langsung oleh Kepala BPPT Dr. Ir. Unggul Priyanto, M.Sc pada peringatan Hari Ulang Tahun BPPT yang ke 39, di Kantor BPPT, Jakarta, Senin (21/8)

Kepala LAN RI, Dr. Adi Suryanto, M.Si menandatangani perjanjian kerjasama dengan Universitas Sriwijaya yang diwakili rektor Unsri, Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaff, MSCE di Ruang Sidang Pimpinan, Lantai 2, Kantor LAN, Jakarta, Senin (21/8)

Walikota Ambon Richard Louhenapessy menghadiri upacara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-442 Kota Ambon yang berlangsung di Lapangan Merdeka tepatnya di depan kantor Gubernur Maluku, Kota Ambon, Kamis (7/9). Dalam kesempatan itu, juga diberikan penghargaan kepada sejumlah musisi asal Kota Ambon yang dinilai berjasa memajukan dunia musik di Indonesia.

Kepala LAN RI, Dr. Adi Suryanto, M.Si bersama dengan, Menteri PAN & RB, Dr. H. Asman Abnur, SE, M.Si , Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff mengunjungi Polda Maluku yang diterima langsung oleh Kapolda Maluku Irjen Pol. Deden Juhara untuk melihat langsung sistem pelayanan publik di Markas Polda Maluku, di kawasan Batu Gajah Ambon, Kamis (7/9)

Kepala LAN RI, Dr. Adi Suryanto, M.Si bersama dengan, Menteri PAN & RB, Dr. H. Asman Abnur, SE, M.Si , Gubernur Maluku Ir. Said Assagaff meninjau Pameran Inovasi Pelayanan Publik di Maluku City Mall, Kamis (7/9). Kemudian dilanjutkan dengan makan Patita bersama masyarakat Ambon di atas Jembatan Merah Putih.