Tiga Politeknik STIA LAN Bahas Upaya Penanggulangan Dampak Pandemi COVID-19 terhadap Birokrasi

Jakarta- Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang luar biasa bagi tatanan masyarakat, tak terkecuali terhadap dunia birokrasi. Tuntutan untuk tetap berkinerja dalam kondisi penuh keterbatasan menjadi tantangan yang harus diselesaikan. Politeknik STIA LAN sebagai salah satu perguruan tinggi Kementerian/Lembaga (PTK/L) diharapkan dapat berkontribusi dalam memberikan saran kebijakan bidang adminsitrasi negara dalam masa pandemi ini. Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Kajian Kebijakan dan Inovasi Administrasi Negara, Dr. Tri Widodo WU, MA dalam Research Design Forum Politeknik STIA LAN yang diselenggarakan melalui fasilitas video conference, Senin s.d. Jum’at (4-8/5).


“Ketiga kampus Politeknik STIA LAN harus bersinergi dalam melakukan riset ini, agar dapat saling melengkapi. Dengan demikian riset yang dilakukan diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pihak-pihak yang berkepentingan, khususnya dalam menangani dampak pandemi.” Tambah Tri Widodo.


Hal senada juga disampaikan oleh Deputi Bidang Kajian dan Inovasi Manajemen ASN, Dr. Agus Sudrajat MA. Menurutnya, Politeknik STIA LAN sebagai perguruan tinggi terapan bidang administrasi negara harus mampu memberikan rekomendasi kebijakan yang dapat diimplementasikan secara nyata oleh institusi pemerintah. Sementara itu Deputi Bidang Kebijakan Pengembangan Kompetensi ASN, Dr. Muhammad Taufiq, DEA mendorong agar penelitian tentang dampak pandemi COVID-19 dapat segera dilakukan, utamanya untuk mengantisipasi jalannya birokrasi paska pandemi.


Dari sisi teknis penulisan, Deputi Bidang Penyelenggaraan dan Pengembangan Kompetensi, Dr. Basseng, M.Ed mengungkapkan bahwa rancangan riset yang akan dilakukan Politeknik STIA LAN harus mengerucut pada permasalahan utamanya, yang selanjutnya didukung dengan data-data empiris, dan harus mampu merekomendasikan solusi terhadap permasalahan yang diangkat. Hal yang sama juga disampaikan oleh Sekretaris Utama LAN Dra. Reny Suzana, MPPM. Menurutnya, data empiris sangat diperlukan oleh seorang peneliti, terutama dalam bidang ilmu terapan, karena menjadi dasar dalam menemukan solusi sebuah permasalahan.


Selain riset-riset terkait dampak pandemi, dalam kegiatan ini juga dipaparkan beberapa rancangan penelitian lain, antara lain mengenai Pengaruh Kebijakan Penghapusan Jabatan Eselon III dan IV terhadap Motivasi dan Kinerja Pegawai PNS di lingkungan Pemerintah Pusat , Implementasi Roadmap Reformasi Birokrasi, serta beberapa penelitian lainnya. (humas)