Peserta PKN Tingkat I Angkatan XLIV Benchmark ke Vietnam dan Malaysia secara Jarak Jauh

Sejalan dengan penggunaan metode distance learning pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II, peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I Angkatan XLIV mengikuti Benchmarking dengan metode yang sama ke negara Vietnam. Pada kesempatan kali ini, para peserta mendapat penjelasan langsung dari Duta Besar Republik Indonesia untuk Vietnam, H.E Ibnu Hadi terkait "Penguatan Sistem Pelayanan Terpadu", dengan fasilitas Zoom Meeting Selasa (31/3).

Dalam kesempatan tersebut Ibnu Hadi menjelaskan reformasi Birokrasi di Vietnam yang dikaitkan dengan daya saing bangsa, khususnya di bidang kesehatan. Ibnu menjelaskan, pelayanan kesehatan di Vietnam secara struktural sama dengan di Indonesia. Kesehatan saat ini sudah mulai menggandeng pihak swasta. 

Terkait sikap pemerintah Vietnam dalam menghadapi pandemi Covid-19, Ibnu Hadi menjelaskan, pemerintah Vietnam sejak awal kasus Covid-19 sudah melakukan penanganan-penanganan terhadap kemungkinan terburuk. .

"Kebijakan Vietnam, masyarakat hanya diperbolehkan keluar saat kondisi mendesak dan emergency, seperti untuk keperluan makanan. Kemudian ke pabrik karena pabrik masih berjalan. Mereka yang keluar juga tidak boleh lebih dari dua orang jika di luar tempat-tempat umum. Selain itu, pintu perbatasan dengan negara tetangga ditutup sejak 1 April 2020. Sebelumnya hanya perbatasan dengan Cina sekarang sudah termasuk Laos," jelasnya. 

Dalam kesempatan itu, para peserta juga menggali sejumlah potensi dan iklim investasi yang ada di Vietnam.