Perubahan perlu Kepercayaan Diri yang kuat dari Pemimpin Featured

Jakarta - Keinginan yang kuat dari pemimpin birokrasi untuk melakukan perubahan terkadang terganjal kurangnya kepercayaan diri dalam mengelola perubahan tersebut. Akibatnya, perubahan yang diharapkan tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) DR. Adi Suryanto, Msi mengatakan, kepercayaan diri seorang pemimpin untuk melakukan perubahan memegang peran penting saat ini. Pasalnya, maju tidaknya sebuah daerah ditentukan oleh keberanian para pemimpin birokrasi di wilayahnya dalam melakukan inovasi.

“Pemimpin tidak perlu kehilangan kepercayaan diri untuk melakukan perubahan yang cukup mendasar pada birokrasinya. Jangan karena tidak adanya ruang yang tersedia untuk mengambil diskresi membuat seorang pemimpin yang sebenarnya ingin melakukan perubahan “tenggelam” dalam rutinitas birokrasi,” jelas Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) DR. Adi Suryanto, M.Si dalam pembukaan Diklat Keemimpinan Tingkat I angkatan XXXIII, di Gedung Makarti Bhakti Nagari, Kampus PPLPN LAN Pejompongan, Selasa (5/4).

Menurut Kepala LAN, birokrasi saat ini sedang mengalami perubahan yang dahsyat. Setidaknya saat ini telah tercatat 33 ribu inovasi di sektor publik yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Walaupun inovasi yang dilakukan masih sampai pada tahap ATM (amati, tiru dan modifikasi). Namun, hal itu telah merubah wajah birokrasi saat ini,” kata dia.

Berpijak dari kondisi itu, Kepala LAN mengingatkan, agar seorang pemimpin jangan takut untuk melakukan perubahan selama membawa kontribusi yang positif bagi kemajuan organisasi dan wilayahnya. Mereka juga harus yakin bahwa perubahan merupakan sebuah keniscayaan dalam terwujudnya visi reformasi birokrasi.(choky/budiprayitno/humas)