Perkuat Daya Dukung Sosial, Peserta PKN Tingkat I Angkatan XLIV LAN Bagikan 500 Paket Sembako untuk Masyarakat Terdampak.

Jakarta- Di tengah semakin mewabahnya pandemi covid-19, semakin banyak gerakan-gerakan sosial di masyarakat untuk saling membantu masyarakat yang terdampak pandemi ini. Salah satunya juga dilakukan oleh peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan XLIV Lembaga Administrasi Negara (LAN). Dengan tetap menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 peserta PKN Tingkat I Angkatan XLIV yang diwakili pengurus kelasnya melaksanakan kegiatan Bakti Sosial dengan membagikan 500 paket sembako kepada Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) LAN dan masyarakat kurang mampu di sekitar Kampus PPLPN LAN Pejompongan, pada Rabu (13/5).

Memperhatikan arahan Kepala LAN untuk tidak membuat kerumuman, Ketua Kelas PKN Tingkat I Angkatan XLIV, Gupuh Setiyono, S.IK., M.H menyerahkan bantuan kepada masing-masing Ketua RT untuk warga sekitar Pejompongan. Sementara itu untuk PPNPN LAN diserahkan kepada Kepala Biro SDM dan Umum, M. Yusuf Gunawan Idris, S.Ip, ME untuk didistribusikan. Selain bantuan paket berupa sembako, peserta P KN Tingkat I Angkatan XLIV juga mengirimkan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) untuk dokter dan tenaga medis masing-masing 100 unit ke Provinsi Sulawesi Barat dan Provinsi Nusa Tenggara Timur

“Ini adalah upaya kami sesuai anjuran Presiden RI, untuk menggugah agar daya dukung sosial di lingkungan kita semakin meningkat. Saya mengucapkan terima kasih untuk LAN telah memfasilitasi kegiatan ini” tambah Gupuh Setiyono.

Pada kesempatan tersebut Sekretaris Utama LAN Dra. Reni Suzana, MPPM menyampaikan ucapan terima kasih kepada peserta PKN Tingkat I Angkatan XLIV.

“Atas nama LAN, saya merasa bangga, kawan-kawan di sela menyusun proyek perubahan dan di saat pandemi seperti ini masih bisa menunjukkan rasa empatin secara nyata dengan melaksanakan kegiatan bakti sosial ini. Saya berharap pandemi ini segera berakhir, sehingga kondisi pelatihan kembali normal dan kita semua bisa berkumpul kembali” tutup Reni Suzana