Pejabat Administrator Penentu Implementasi Kebijakan Organisasi

Salah satu faktor yang sering memicu kegagalan suatu kebijakan adalah adanya deviasi antara kebijakan organisasi dengan implementasi dilapangan. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah ketidakmampuan implementer dalam menerjemahkan kebijakan. Oleh karena itu, Pejabat Administrator sebagai salah satu unsur pelaksana kebijakan diharapkan mampu menerjemahkan arah kebijakan agar dapat diimplementasikan. Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Penyelenggaraan dan Pengembangan Kompetensi, Dr. Basseng M.Ed saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2020 melalui fasilitas video conference, Rabu (22/4).

 “Pejabat administrator memiliki peran strategis yang tidak hanya mampu menerjemahkan arahan dari instansi tetapi juga dituntut untuk menyerap aspirasi dan masukan dari jabatan pengawas dan pelaksana yang berada dibawah. Tidak hanya itu pejabat administrator juga bersentuhan langsung dengan masyarakat  atau pihak yang dilayani, oleh karena itu kemampuan untuk menangkap aspirasi menjadi penentu keberhasilan inovasi sebuah organisasi.” tambah Basseng.

 Basseng juga mengatakan bahwa Lembaga Administrasi Negara (LAN) sendiri telah merancang desain kurikulum baru bagi PKA. Perubahan kurikulum yang sangat dinamis merupakan bagian dari strategi untuk selalu melakukan updating kerangka kurikulum, mengingat lingkungan strategis seperti tuntutan pelayanan masyarakat dan juga teknologi, berkembang dengan sangat pesat.

 “Kurikulum PKA berfokus pada pengembangan kompetensi kepemimpinan dan manajerial, dimana peserta dibekali dengan kedua kompetensi tersebut. Hal ini sejalan dengan peranannya yang tidak hanya dituntut menjadi leader di unitnya tetapi juga mampu melaksanakan kebijakan organisasi secara konsisten” ungkapnya.

 Terakhir, Basseng berharap para peserta akan dapat mengikuti dan menyerap seluruh pembelajaran PKA melalui distance learning.  Ini sekaligus menjadi bukti pada publik bahwa kinerja birokrasi tetap berjalan baik dan dinamis seiring dengan pandemi Covid-19 yang dihadapi bangsa ini” tutupnya.

 PKA Angkatan I Tahun 2020 ini diikuti oleh 40 peserta, dengan rincian 18 peserta berasal dari instansi pusat dan 22 peserta berasal dari instansi daerah.