Pacu Kinerja Birokrasi di Daerah, LAN Buka Laboratorium Inovasi di Kabupaten Pandeglang

 

Jakarta – Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mempunyai semangat membangun nilai-nilai baru dalam bekerja, yang mampu menjawab tantangan perkembangan zaman. Dengan kondisi saat ini, ASN juga harus dapat keluar dari rutinitas dengan menciptakan ide inovasi baru, sehingga diharapkan wajah kinerja birokrasi pemerintahan akan berubah menjadi lebih baik. Hal tersebut disampaikan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Dr. Adi Suryanto, M.Si. saat membuka Laboratorium Inovasi di Kabupaten Pandeglang melalui fasilitas video conference, Senin (15/6).

“Perlu kita pahami bersama bahwa dalam kegiatan ini, kita tidak hanya dituntut untuk mengeluarkan output berupa inovasi[a], namun diharapkan dengan kegiatan ini kita dapat belajar, saling bertukar pengalaman, gali ide sebanyak-banyaknya, sehingga nantinya inovasi yang dihasilkan betul-betul memberikan manfaat kepada masyarakat”, tambah Adi Suryanto.

Adi Suryanto juga menyampaikan, bahwa kunci sukses inovasi yang pertama adalah kemampuan dari ASN dalam melakukan inovasi. Kedua adalah kultur organisasi atau budaya organisasi yang harus disemai agar menjadi behavior, sehingga kesadaran berinovasi akan muncul sebagai suatu kebiasaan. Dan yang ketiga adalah dukungan pimpinan.

“Hari ini sangat luar biasa, Ibu Bupati sangat memberikan dukungannya terhadap kegiatan Laboratorium Inovasi ini. Semoga dengan ini dapat mendorong munculnya inovasi-inovasi baru di Kabupaten Pandeglang.” Ujar Kepala LAN.

Terakhir, Adi Suryanto juga mengajak Pemerintah Kabupaten Pandeglang untuk mengambil hikmah dari pandemi Covid-19. Banyak hal yang perlu dijaga dan diperbaiki bersama agar semua bisa keluar dari pandemi Covid-19 menuju era baru (new normal). Semua harus tetap tetap produktif dengan saling menjaga protokol keamanan bersama.

“Tentunya kita ingin inovasi bisa menular cepat seperti covid yang ketika dia menempel langsung mau tergerak untuk berinovasi. Pesan penting untuk kita semuanya, bahwa inovasi yang berhasil adalah inovasi yang memiliki dampak besar terhadap masyarakat. Indeks keberhasilan inovasi sangat tergantung bagaimana masyarakat mendapatkan manfaat dari inovasinya.” Tutup Adi.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Pandeglang, Irna Narulita S.E., M.M., menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan Laboratorium Inovasi ini. Melalui kegiatan Laboratorium Inovasi ini, Irna Narulita berharap untuk semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Pandeglang khususnya. Selain itu, melalui inovasi diharapkan alur pelayanan menjadi lebih sederhana, cepat, mudah, dan murah.

“Kami berterima kasih kepada LAN, melalui kegiatan pendampingan ini semoga dapat membantu mengawal proses jalannya pemerintahan di Kabupaten Pandeglang menjadi semakin lebih baik lagi. Sebagai pimpinan, tentunya saya memberi dukungan sepenuhnya untuk seluruh jalannya kegiatan pendampingan kepada Kabupaten Pandeglang.” tambah Irna Narulita.

Kegiatan pembukaan Laboratorium Inovasi dilanjutkan dengan pemberian materi bertajuk “Membangun Komitmen Bersama untuk Berinovasi di Kabupaten Pandeglang" yang disampaikan oleh Deputi Kajian Kebijakan dan Inovasi Administrasi Negara LAN, Dr. Tri Widodo Wahyu Utomo. Dalam materinya, Tri Widodo menekankan pentingnya bagi semua ASN, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang untuk bergerak maju bersama dengan memastikan tidak ada satupun OPD yang tidak berinovasi, atau ASN yang tidak mau berinovasi. Pimpinan pada setiap level bertanggungjawab untuk menjadi role model untuk perubahan unit kerjanya. Mulai dari kemauan (willingness) dan disusul dengan kemampuan (ability) untuk berinovasi. Acara ditutup dengan pemaparan materi tahapan 'diagnose' dalam Laboratorium Inovasi yang disampaikan oleh tim dari Pusat Inovasi Administrasi Negara.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Pusat Inovasi Administrasi Negara LAN, Dra. Isti Heriani, MBA dan 60 peserta dari 33 OPD yang ada di Kabupaten Pandeglang melalui fasilitas video conference. (humas).