Laboratorium Inovasi Terpilih Menjadi Top 99 Inovasi Pelayanan Publik

Kepala LAN Dr. Adi Suryanto, M.Si didampingi Deputi Bidang Kajian Kebijakan dan Inovasi Administrasi Negara, Dr. Tri Widodo W.U, SH, MA dan Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan, Dra. Reni Suzana, MPPM mempresentasikan program Laboratorium Inovasi (Labinov) di hadapan Tim Penilai Kompetisi Inovasi Pelayanan Pubik (KIPP) di Kantor Kementerian PAN & RB, Rabu (3/7). Dalam ajang kompetisi ini, Labinov masuk sebagai salah satu dari Top 99 Inovasi Pelayanan Publik di lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN dan BUMD Tahun 2019.

Laboratorium inovasi merupakan program pendampingan, asistensi dan fasilitasi guna mendorong dan menumbuh kembangkan kesadaran, semangat dan aksi nyata inovasi administrasi negara di sektor publik. Sejak Tahun 2015-2018, Laboratorium Inovasi yang dikembangkan oleh LAN telah menghasilkan 6.779 inovasi dari 67 lokus yang menyebar di seluruh Indonesia.

Dalam keterangannya setelah melakukan presentasi, Kepala LAN menyatakan bahwa terdapat setidaknya 3 prasyarat bagi berkembangnya inovasi pelayanan publik melalui program Labinov. Pertama, adanya kesiapan SDM Aparatur. Kedua, kultur birokrasi dan kultur berinovasi yang berkembang. Ketiga, adanya dukungan dari pemimpin. Selain ketiga prasyarat tersebut, Kepala LAN juga menggarisbawahi perlunya melakukan monitoring dan evaluasi terhadap setiap inovasi yang telah dilahirkan. Inovasi bukanlah hal yang statis. Inovasi selalu berkembang, dan harus selalui disesuaikan dengan perubahan yang dinamis. Melalui Labinov ini diharapkan satu inovasi yang tercipta akan dapat melahirkan inovasi-inovasi lainnya. (Humas)