KEPALA LAN DORONG PENYELENGGARA PELATIHAN TINGKATKAN PEMBELAJARAN NON KLASIKAL

Jakarta - Pemerintah saat ini terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam mewujudkan Indonesia yang berdaya saing. Namun upaya pencapaian tersebut menghadapi berbagai tantangan, salah satunya dalam peningkatan kualitas SDM Aparatur.

 “Salah satu tantangan yang kita hadapi saat ini, adalah kualitas SDM Aparatur yang masih jauh dari harapan. Hal ini dapat dilihat dari tingkat pendidikan ASN, dimana sebanyak 46% diantaranya masih memiliki pendidikan SD, SMP dan SMA” ungkap Kepala LAN, Dr. Adi Suryanto, M.Si dalam Upacara Pengukuhan Widyaiswara Ahli Utama, di Aula Prof. Dr. Agus Dwiyanto, MPA, Kantor LAN Jakarta, Rabu (4/9).

 Menurut Kepala LAN, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dan Widyaiswara merupakan ujung tombak peningkatan kualitas SDM Aparatur. Oleh karenanya, BPSDM dan Widyaiswara dituntut tidak lagi hanya berfokus pada pendidikan yang bersifat klasikal tetapi juga mengembangkan pendidikan nonklasikal serta pemanfaatan teknologi informasi melalui e-learning.  Widyaiswara juga harus menjadi inspirator perubahan dengan membuat terobosan-terobosan baru untuk meningkatkan mutu pembelajaran, kurikulum, bahan ajar dan sebagainya” tambah Kepala LAN.

 Kepala LAN berharap, dengan kolaborasi yang kuat antara BPSDM, Widyaiswara, serta LAN sebagai unsur pembina dan penyelenggara pelatihan, diharapkan dapat mempercepat terwujudnya ASN yang berkelas dunia dengan berbagai kompetensi keahlian yang mengikuti perkembangan jaman.

 “Kita perlu mengubah kultur dan pola pikir, serta mental blok dalam birokrasi.  Kita buka wawasan baru dan cara berpikir baru bahwa kita berada dalam pemerintahan yang sama dan saling melengkapi satu sama lain (whole government)” tutup Kepala LAN.

 Dalam kegiatan ini, Kepala LAN secara resmi melakukan Pengukuhan Widyaiswara Ahli Utama kepada sebelas orang widyaiswara, yang sehari sebelumnya telah melakukan Orasi Ilmiah. Adapun kesebelas widyaiswara tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Abubakar Almahdali, SE, M.Si (BPSDM Pemprov. Sulawesi Tengah)
  2. Dr. H. Farhat Syukri, SE, M.Si (BPSDM Provinsi Sumatera Selatan)
  3. Ir. Soma Trenggana, M.App.Sc (Balai Diklat Geospasial)
  4. Drs. Bjardianto Pudjiono, M.M (Pusdiklat Pengembangan SDM, Kementerian Keuangan)
  5. Drs. Rudy Widodo, M.A (Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan, Kementerian Keuangan)
  6. Dr. Dewi Wahyuni, M.P (BBPPKS Regional II Bandung, Kementerian Sosial)
  7. Dr. Warsono, M.Pd. (BBPPKS Regional II Bandung, Kementerian Sosial)
  8. Drs. Surjadi, M.Pd (BPSDM Prov. Bengkulu)
  9. Dr. Drs. Muhammad Haniv, Ak., M.S.T (Pusdiklat Pajak, Kementerian Keuangan)
  10. Agus Suharsono, S.H., M.Si (Badan Diklat Keuangan Yogyakarta, Kementerian Keuangan)
  11. Dr. Chusani Mustas, Drs., M.Pd. (BPSDMD Jawa Timur)