Dorong Reformasi Birokrasi di Daerah, LAN Buka Laboratorium Inovasi di Kabupaten Manggarai

Jakarta - Dalam beberapa kesempatan Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo meminta birokrasi untuk segera melakukan reformasi dengan bekerja tidak menggunakan cara-cara biasanya dan selalu menggagas terobosan baru. Oleh karena itu dalam Reformasi Birokrasi, inovasi menjadi penting. Hal tersebut disampaikan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Dr. Adi Suryanto, M.Si. saat membuka secara resmi Laboratorium Inovasi di Kabupaten Manggarai melalui fasilitas video conference, Kamis (14/5).

“Kabupaten Manggarai memiliki orang-orang yang bersemangat tinggi dalam berinovasi. Hal tersebut menjadi salah satu kunci keberhasilan. Kultur inovasi dalam organisasi juga mendukung keberhasilan implementasi inovasi. Hal selanjutnya yang menentukan keberhasilan inovasi adalah bagaimana ASN mengelola inovasi itu sendiri”, tambah Adi Suryanto.

Adi Suryanto juga menyampaikan, terkadang banyak daerah sudah memiliki inovasi, namun cara penyampaian dan pengemasannya masih perlu didorong. Untuk itu, Kabupaten Manggarai harus dapat menjadi lumbung inovasi, sehingga menjadi contoh bagi kabupaten lain.

“Saya sangat mengapresiasi semangat berinovasi yang ada. Meskipun kita sedang dilanda pandemi COVID-19, mungkin Tuhan ingin menguji kita, supaya kita didorong untuk melakukan banyak perubahan. Kalau kita selalu di zona nyaman, maka kita tidak akan ada perubahan. Kita jadikan inovasi menjadi virus yang menyebar ke seluruh pelosok negeri, sehingga birokrasi berkelas dunia dapat tercapai.” Tutup Kepala LAN.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Manggarai, Dr.Deno Kamelus, SH. MH., menyampaikan komitmen untuk mendukung penuh kegiatan Laboratorium Inovasi ini. Ada beberapa inovasi yang sudah dilakukan oleh Kabupaten Manggarai, namun belum cukup memadai. Oleh karena itu, dibutuhkan pendampingan lebih lanjut oleh LAN.

“Ucapan terimakasih kami ucapkan kepada LAN karena Manggarai sudah ditunjuk untuk mendapatkan pendampingan. Sebagai Bupati, tentunya saya memberi dukungan yang maksimal dalam pendampingan kepada Kabupaten Manggarai agar mendapat hasil yang maksimal. Meskipun ada COVID-19, namun ini juga menjadi contoh bagaimana melakukan koordinasi.” tambah Deno Kamelus.

Kegiatan pembukaan Laboratorium Inovasi dilanjutkan dengan pemberian materi bertajuk "Membangun Komitmen Bersama dalam Berinovasi di Kabupaten Manggarai" yang disampaikan oleh Deputi Kajian Kebijakan dan Inovasi Administrasi Negara, Dr. Tri Widodo Wahyu Utomo. Dalam materinya, Tri Widodo mekankan pentingnya peran pemimpin dalam menggerakkan lingkungan berinovasi dan menyelaraskan gerak dalam berinovasi. Acara ditutup dengan pemaparan materi tahapan 'diagnose' dalam Laboratorium Inovasi yang disampaikan oleh tim dari Pusat Inovasi Administrasi Negara.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Pusat Inovasi Administrasi Negara Dra. Isti Heriani, MBA dan 119 peserta dari 37 Organisasi Perangkat Daerah yang ada di Kabupaten Manggarai melalui fasilitas video conference.

Pada tahun 2020 ini, LAN telah menetapkan empat daerah yang akan menjadi lokus laboratorium inovasi, yaitu Kabupaten Manggarai, Kabupaten Mamuju Tengah, Kabupaten Seluma, dan Kabupaten Pandeglang. (humas)