Digitalisasi Birokrasi, Solusi Pengembangan Kompetensi ASN

Jakarta - Penerapan teknologi informasi dalam upaya pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi sebuah kebutuhan yang mutlak dilakukan oleh pemerintah. Terlebih pada masa pandemi COVID-19 ini, dimana sebagian besar ASN bekerja dari rumah (Work From Home). Hal tersebut diungkapkan Deputi Bidang Kebijakan Pengembangan Kompetensi ASN Lembaga Administrasi Negara (LAN), Dr. Muhammad Taufiq, DEA saat membuka Forum Pengembangan Kompetensi Bersinergi ASN (Bang Kumis Menyapa) melalui video conference, Rabu (20/5).

Menurut Taufiq, Work From Home bukanlah hambatan bagi birokrasi untuk terus berkinerja, termasuk bagi lembaga pelatihan pemerintah dan para widyaiswara yang memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan pelatihan ASN. Perkembangan teknologi digital memungkinkan setiap orang bebas melakukan segala urusannya melalui internet. Hal ini menjadi dasar bagi birokrasi untuk segera beradaptasi dengan digitalisasi birokrasi. Dengan digitalisasi birokrasi, pemerintah dapat melayani kebutuhan stakeholders dengan cepat, aman, efektif dan efisien, tanpa terbatas ruang dan waktu, sehingga birokrasi kita dapat bersaing di tingkat global.

Sebagai respon atas hal tersebut, LAN telah menyiapkan kebijakan-kebijakan di bidang pengembangan ASN yang mendukung upaya digitalisasi birokrasi, salah satunya melalui kebijakan blended learning yang akan diterapkan pada pelatihan dasar CPNS. Melalui blended learning, peserta didik akan mendapatkan 75 persen pembelajaan secara digital atau melalui distance learning dan sisanya 25 persen dengan metode pembelajaran klasikal di kelas.

Namun demikian, Taufiq mengingatkan bahwa solusi digitalisasi birokrasi ini harus dibarengi dengan kemampuan sumber daya manusia aparatur yang mumpuni, agar dapat berjalan berjalan seiringan. Oleh karena itu, menurutnya kegiatan “Bang Kumis Menyapa” ini dapat menjadi media sharing bagi mitra LAN terutama lembaga pelatihan dan widyaiswara dalam mensinergikan pengembangan kompetensi ASN.

Sebagai informasi “Bang Kumis Menyapa” merupakan program khusus dari Kedeputian Bidang Kebijakan Pengembangan ASN yang mengundang lembaga pelatihan di Indonesia serta widyaiswara untuk berbagi pengalaman, hambatan, serta menjaring ide gagasan dalam upaya pelaksanaan pengembangan kompetensi ASN di Indonesia. Kegiatan ini rutin diselenggarakan setiap minggu secara virtual, dan telah masuk pada edisi ke lima dengan animo peserta yang semakin bertambah setiap edisinya. (humas)