Lembaga Diklat Perlu Garap Diklat Teknis Untuk Atasi Gap Kompetensi PNS Featured

Jakarta – Lembaga Diklat pemerintah, baik di tingkat pusat ataupun daerah harus  mulai berpikir strategis dengan menyelenggarakan diklat-diklat teknis untuk mengatasi gap kompetensi ASN. Lembaga Diklat jangan hanya fokus pada penyelenggaraan Diklatpim saja.

Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), Dr. Adi Suryanto Msi mengatakan, peran strategis yang bisa dilakukan Lembaga Diklat dengan menggelar diklat teknis itu diperlukan dalam rangka menjawab kebutuhan profesionalisme aparatur pemerintah sesuai dengan UU No. 5 Tahun 2014 tentang ASN.

“Jadi ruang lingkup yang dijangkau oleh Lembaga Diklat harus lebih luas untuk pengembangan kompetensi ASN. Hal ini penting dalam menyiapkan aparatur pemerintah guna menghadapi persaingan bebas yang sudah mulai diberlakukan. Apalagi dalam UU ASN sudah disebutkan bahwa setiap tahun PNS mendapatkan 80 jam untuk pengembangan kompetensi,” jelasnya di sela penyerahan Sertifikat Akreditasi Lembaga Diklat Pemerintah kepada 41 Lembaga Diklat, di Lantai 2 Gedung A Kantor LAN, Jl. Veteran No. 10, Rabu (10/2).

Dalam kesempatan itu, Kepala LAN juga mengatakan, proses akreditasi untuk menjadikan Lembaga Diklat sesuai standar internasional yang dilakukan LAN tidak main-main. LAN melakukan banyak perubahan dalam proses akreditasinya.  

“Proses akreditasi yang saat ini dilakukan LAN mengalami banyak perubahan, baik dalam metode penilaian maupun pendekatan yang digunakan. Akreditasi secara on line ini kita mulai dari kelengkapan dokumen,lantas kita cek sarana dan prasarana, untuk kemudian diverifikasi oleh tim. Jadi semangatnya jelas, kita ingin lembaga diklat itu profesional dalam segala hal,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Diklat Pemprov Jabar Herri Hudaya mengatakan, persaingan dan kompetisi global menuntut aparatur lebih profesional. Untuk itu, Badan Diklat yang menjadi tempat pembelajaran para aparatur harus dipersiapkan dengan baik sesuai standar internasional. (humas)

Last modified on Kamis, 11 Februari 2016 12:15