Pejabat Administrator Harus Kreatif & Inovatif Featured

Jakarta - Pejabat eselon III sebagai unsur pengawasan diharapkan selalu menciptakan gagasan, ide, dan inovasi untuk memberi keteladanan pada bawahan guna mewujudkan birokrasi yang lebih baik.

Kepala Pusat Diklat Kepemimpinan Aparatur Nasional, Dra. Purwastuti, MBA mengatakan, sebagai ujung tombak di sektor lini, para pejabat administrator harus mampu membuat terobosan dan inovasi yang berorientasi ke depan untuk meningkatakan kinerja pelayanan publik.

“Pimpinan administrator merupakan front liner dalam suatu institusi. Untuk itu, diperlukan kemampuan membangun relasi dan komunikasi baik dengan pimpinan, pemangku kepentingan, bawahan dan juga masyarakat luas,” jelasnya saat  memberikan sambutan dalam upacara Pelepasan Diklatpim Tingkat III angkatan XV, di Graha Makarti Bhakti Nagari,  Kampus PPLPN LAN Pejompongan,  Jakarta,  Jumat (3/11).

Menurut Purwastuti, pada tataran makro, perlu ada penguatan koordinasi dan sinergitas kebijakan antara pusat dan daerah yang mencakup penyempurnaan tata kelola birokrasi, pemberantasan korupsi, serta percepatan peningkatan pembangunan insfrastruktur.

“Selaras dengan hal tersebut, perlu juga ada kapabilitas instansi dalam mengelola sumber daya aparatur,” jelasnya.

Purwastuti mengatakan, pemerintah saat ini terus berupaya untuk menstimulasi, memfasilitasi serta menciptakan iklim investasi dan usaha yang kondusif bagi meningkatnya daya saing.

“Peran tersebut akan mencapai optimal apabila birokrasi aktif mendorong upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi dan sosial masyarakat, meningkatkan pelayanan publik, serta memberikan edukasi dan pembinaan dalam rangka meningkatkan daya saing,” jelasnya.

Menyadari beratnya tugas yang harus diselesaikan, Purwastuti mengakui, bahwa perubahan itu sangat sulit dilakukan. Namun, melalui proses pembelajaran dan inovasi perubahan di berbagai sektor publik, hal itu dapat dilakukan. 

“Upaya perubahan dapat dilakukan dengan inovasi agar terjadi perubahan. Melalui diklat ini, saya yakin para pemimpin di level administrator dapat mengawal perubahan di instansi masing-masing dengan baik. Pengalaman yang diperoleh dalam diklat saya harapkan bisa menambah kepercayaan diri sehingga perubahan yang dilakukan berjalan sesuai dengan yang dihadapkan,” jelasnya. (choky/budiprayitno).