Jakarta - Memeriahkan Peringatan Hari Olah Raga Nasional (HAORNAS) 2019, Lembaga Administrasi Negara (LAN) menggelar serangkaian kegiatan olah raga dari hari Jum’at s.d. Senin, 6-9 September 2019 di Kantor LAN, Jl. Veteran No. 10 Jakarta Pusat.

Kegiatan dimulai dengan program Energy Leadership, yaitu latihan pengolahan energi bagi para pejabat struktural dan fungsional di Lingkungan LAN.  Dalam kegiatan pengolahan energi ini, para peserta dilatih untuk mengolah nafas dan gerak tubuh agar dapat menghasilkan energi optimum bagi peningkatan produktifitas dan kinerja kepemimpinan.

Selanjutnya pada puncak Peringatan Haornas 2019 yang jatuh pada hari Senin (9/9), dilakukan Upacara Bendera yang seluruh petugasnya adalah para pejabat administrator dan pengawas di lingkungan LAN. Acara kemudian dilanjutkan dengan Gowes Bareng para pimpinan dan pegawai LAN, Senam Bersama, Lomba Baris Berbaris dan Lomba Tenis Meja. Suasana semakin meriah dengan dilakukannya kegiatan untuk mempererat kebersamaan keluarga besar LAN, seperti Lomba Balap Karung, Lomba Gaple dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis.

Rangkaian keseruan kegiatan Haornas 2019, selanjutnya ditutup dengan ramah tamah dan keakraban Pimpinan dan Pegawai LAN, dilanjutkan penyerahan hadiah-hadiah lomba, hiburan dan pembagian doorprize. (Humas)

Jakarta - Pemerintah saat ini terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam mewujudkan Indonesia yang berdaya saing. Namun upaya pencapaian tersebut menghadapi berbagai tantangan, salah satunya dalam peningkatan kualitas SDM Aparatur.

 “Salah satu tantangan yang kita hadapi saat ini, adalah kualitas SDM Aparatur yang masih jauh dari harapan. Hal ini dapat dilihat dari tingkat pendidikan ASN, dimana sebanyak 46% diantaranya masih memiliki pendidikan SD, SMP dan SMA” ungkap Kepala LAN, Dr. Adi Suryanto, M.Si dalam Upacara Pengukuhan Widyaiswara Ahli Utama, di Aula Prof. Dr. Agus Dwiyanto, MPA, Kantor LAN Jakarta, Rabu (4/9).

 Menurut Kepala LAN, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dan Widyaiswara merupakan ujung tombak peningkatan kualitas SDM Aparatur. Oleh karenanya, BPSDM dan Widyaiswara dituntut tidak lagi hanya berfokus pada pendidikan yang bersifat klasikal tetapi juga mengembangkan pendidikan nonklasikal serta pemanfaatan teknologi informasi melalui e-learning.  Widyaiswara juga harus menjadi inspirator perubahan dengan membuat terobosan-terobosan baru untuk meningkatkan mutu pembelajaran, kurikulum, bahan ajar dan sebagainya” tambah Kepala LAN.

 Kepala LAN berharap, dengan kolaborasi yang kuat antara BPSDM, Widyaiswara, serta LAN sebagai unsur pembina dan penyelenggara pelatihan, diharapkan dapat mempercepat terwujudnya ASN yang berkelas dunia dengan berbagai kompetensi keahlian yang mengikuti perkembangan jaman.

 “Kita perlu mengubah kultur dan pola pikir, serta mental blok dalam birokrasi.  Kita buka wawasan baru dan cara berpikir baru bahwa kita berada dalam pemerintahan yang sama dan saling melengkapi satu sama lain (whole government)” tutup Kepala LAN.

 Dalam kegiatan ini, Kepala LAN secara resmi melakukan Pengukuhan Widyaiswara Ahli Utama kepada sebelas orang widyaiswara, yang sehari sebelumnya telah melakukan Orasi Ilmiah. Adapun kesebelas widyaiswara tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Abubakar Almahdali, SE, M.Si (BPSDM Pemprov. Sulawesi Tengah)
  2. Dr. H. Farhat Syukri, SE, M.Si (BPSDM Provinsi Sumatera Selatan)
  3. Ir. Soma Trenggana, M.App.Sc (Balai Diklat Geospasial)
  4. Drs. Bjardianto Pudjiono, M.M (Pusdiklat Pengembangan SDM, Kementerian Keuangan)
  5. Drs. Rudy Widodo, M.A (Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan, Kementerian Keuangan)
  6. Dr. Dewi Wahyuni, M.P (BBPPKS Regional II Bandung, Kementerian Sosial)
  7. Dr. Warsono, M.Pd. (BBPPKS Regional II Bandung, Kementerian Sosial)
  8. Drs. Surjadi, M.Pd (BPSDM Prov. Bengkulu)
  9. Dr. Drs. Muhammad Haniv, Ak., M.S.T (Pusdiklat Pajak, Kementerian Keuangan)
  10. Agus Suharsono, S.H., M.Si (Badan Diklat Keuangan Yogyakarta, Kementerian Keuangan)
  11. Dr. Chusani Mustas, Drs., M.Pd. (BPSDMD Jawa Timur)

Lembaga Administrasi Negara melalui Bagian Arsip dan Dokumentasi menyelenggarakan kegiatan Diskusi Terbatas Implementasi Peraturan ANRI Nomor 6 Tahun 2019 di Ruang Kelas C, LAN Jakarta (27/8). Kegiatan tersebut diawali dengan pengarahan dari Kepala Biro Hukum dan Humas, Tri Atmojo Sejati S.T., S.H., M.Si., dan dilanjutkan paparan dari Dra. Samsrini Marwati, Arsiparis Madya - Arsip Nasional Republik Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, dilaksanakan pula penyerahan Berita Acara Penyerahan Arsip Inaktif kepada 11 unit kerja dan pemusnahan arsip pada 8 unit kerja di lingkungan LAN.

Kesebelas unit kerja yang menyerahkan Arsip Inaktif adalah sebagai berikut:
1. Bagian Umum dan Rumah Tangga
2. Bagian Hukum dan Organisasi
3. Bagian Perencanaan
4. Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Barang Milik Negara
5. Pusat Kajian Manajemen ASN
6. Pusat Kajian Kebijakan Administrasi Negara
7. Pusat Inovasi Administrasi Negara
8. Pusat Pembinaan Program dan Kebijakan Pengembangan Kompetensi ASN
9. Pusat Pembinaan Jabatan Fungsional Bidang Pengembangan Kompetensi ASN
10. Pusat Pengembangan Kader ASN
11. Pusat Pengembangan Kompetensi Teknis dan Sosial Kultural ASN.

Sedangkan unit kerja yang melakukan pemusnahan arsip adalah:
1. STIA LAN Jakarta
2. Puslatbang PKASN
3. Puslatbang KDOD
4. Bagian Perencanaan dan Pelaporan
5. Bagian SDM
6. Bagian Keuangan
7. Bagian Barjas dan BMN
8. Inspektorat.

Diharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut, dapat meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pengawasan kearsipan guna mewujudkan budaya tertib arsip dan mengoptimalkan penyelenggaraan kearsipan yang sesuai dengan prinsip, standar dan peraturan perundangan yang berlaku. (humas)

JAKARTA - Di hadapan 6.198 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang mengikuti Presidential Lecture 2019 di Istora Senayan Jakarta (24/7), Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres) Jusuf Kalla memberikan arahan bahwa ASN haruslah inovatif, melayani dan bekerja keras.

“Negara Indonesia yang selalu kita banggakan, yang kaya akan sumber daya alam akan habis pada waktunya. Namun demikian, ada hal yang tak akan habis, yaitu kemampuan kita untuk berkreasi dan berinovasi. Tidak ada negara yang berhasil tanpa bekerja keras.”

Dalam sambutannya, Wapres juga mengajak seluruh CPNS untuk memberikan pelayanan yang terbaik sesuai bidangnya masing-masing. “Jika menjadi guru, harus melayani muridnya dengan baik. Jika bekerja di kantor, harus mempercepat adminstrasi dan proses birokrasi di kantor masing-masing.”

Selain itu, Wapres juga menekankan bahwa ASN harus selalu meningkatkan pengetahuan dan kapasitasnya dalam memperbaiki pelayanan, melalui pemanfaatan teknologi. “Dalam persaingan global, kemajuan teknologi tidak dapat dielakkan. Ini semua tergantung pada kemampuan generasi milenial,”ujarnya.

Selain memberikan arahan, Wapres juga melakukan kolaborasi dengan para CPNS dengan memainkan perkusi secara bersama-sama. Perkusi yang dimainkan Wapres adalah jimbe, sedangkan untuk peserta lainnya memainkan rebana, shaker, tambourine, dan jimbe.

Kegiatan Presidential Lecture merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan Latsar CPNS secara nasional, sehingga Lembaga Administrasi Negara mewajibkan seluruh CPNS di Indonesia mengikuti dengan seksama baik secara langsung maupun melalui media TVRI.Dalam acara ini, sebanyak 14 orang CPNS LAN RI juga turut meramaikan rangkaian acara yang bertemakan “Sinergi Untuk Melayani”. Tidak ketinggalan CPNS LAN di Bandung, Makassar, Samarinda dan Aceh juga menyaksikan acara ini secara bersama-sama di kantor masing-masing.

Turut hadir sebagai undangan dalam kegiatan ini Sekretaris Utama LAN Dra. Reni Suzana, MPPM, Deputi Bidang Kajian dan Inovasi Manajemen Aparatur Sipil Negara Dr. Agus Sudrajat, S.Sos, MA, Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi Dr. Basseng, M.Ed, Deputi Bidang Kajian Kebijakan dan Inovasi Administrasi Negara, Dr. Tri Widodo W.U, SH, MA dan sejumlah Pejabat Tinggi Pratama LAN. (Humas)

Page 1 of 3